Aduh, Oknum PNS Ini Diduga Palsukan Dokumen Mutasi – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Aduh, Oknum PNS Ini Diduga Palsukan Dokumen Mutasi

kendaripos.fajar.co.id, ANDOOLO- Belum juga maksimal menata disiplin kerja birokrasinya, Pemerintah Kabupaten Konsel kembali dipusingkan dengan surat yang masuk dari Pemerintah Kota Makassar. Dalam surat itu, salah seorang oknum PNS yang mutasi dari Pemkab Konsel ke Pemkot Makassar pada tahun 2013 disebut telah melakukan pemalsuan dokumen.

Oknum yang merupakan guru itu bernama Nurwahida Pamana, S. Pd dengan nomor induk pegawai (NIP) 197707112007012020. Hal itu terkuak saat pemerintah kota Makasar melakukan penyesuaian data.

“Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar nomor GR824.3.271.2013 tertanggal 9 oktber 2013 tentang menerima perpindahan dan penempatan tugas yang bersangkutan ternyata bukan milik Nurwahida, akan tetapi milik orang lain yakni atas nama Nur Azizah yang sengaja dipalsukan,” demikian pernyataan Sekretaris Daerah Kota Makasar, H Ibrahim Saleh dalam suratnya.

Oknum PNS itu sebelumnya diduga telah mengurus SK pindah tugas dari SMA 1 Ranomeeto Kabupaten Konsel ke SMA Negeri 4 Makassar pada tahun 2013 lalu. Namun belakangan ini telah diketahui oleh pihak BKD Makasar kalau SK penempatan kerja itu bukan atas nama Nurwahida tetapi Nur Azizah.

Parahnya, SK yang dipalsukan oleh guru tersebut menjadi dasar pembayaran gajinya oleh Pemkot Makassar. Akibat dari pemalsuan tersebut, Nurwahida Pamana, S.Pd diduga telah merugikan daerah sebesar Rp 87.942.218 yang diterima melalui SMA Negeri 4 Makasar.

Atas kejadian tersebut pemerintah Kabupaten Konsel melalui dinas terkait diminta untuk melakukan upaya pengembalian kerugian negara dimaksud. Hal tersebut diungkap Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas PK Konsel, Suparjan, SH saat ditemui Kamis, (16/6).

“Inilah yang kita bingungkan, karena kita cari juga ini pegawai yang bersangkutan kita tidak tahu dimana lagi keberadaannya. Sementara kita diminta mengembalikan dana,” terangnya.
Untuk saat ini, pihaknya masih akan menelusuri berkas eks guru SMA 1 Ranomeeto tersebut.
“Termasuk di BKD provinsi kita akan cek. Karena biasanya kalau antar provinsi itu yang mengetahui adalah gubernur melalui rekomedasi BKD,” terangnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan mencari informasi kepada siapa yang memberi SK pindah terhadap oknum yang bersangkutan. “Jadi sementara kami masih telusuri, supaya kita bisa laporkan ke bupati untuk memberikan jawaban ke Pemkot Makasar,” tambahnya. (Kam/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top