Perhatian! Dilarang Mudik Pakai Randis – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Perhatian! Dilarang Mudik Pakai Randis

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI Sudah menjadi pemandangan jamak, banyak oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggunakan kendaraan dinas (Randis) untuk kepentingan pribadi. Bukan hanya pada hari-hari biasa, namun juga pada waktu libur, apalagi mudik lebaran. Makanya, kerap terlihat kendaraan berplat merah milik pemerintah yang melintas di kabupaten atau provinsi lain. Padahal dalam aturan, operasional kendaraan milik negara ini hanya bisa dipergunakan untuk kegiatan kedinasan.

images

Meskipun instruksi larangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) belum diterbitkan, Pemprov Sultra sudah melakukan langkah antisipasi. Pemerintah pun mewanti-wanti jajarannya untuk tak menggunakan Randis saat pulang kampung. Bila ketahuan, mereka terancam dijatuhi sanksi. “Saya kira, aturannya sudah jelas.

Jadi tidak perlu menunggu surat edaran menteri. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kementerian rutin melakukan pelarangan baik dalam bentuk surat peringatan maupun himbauan. Tahun lalu, melalui MenPAN-RB dan himbauan Menteri Dalam Negeri. Jadi kami hanya menjalankan aturan yang sudah ada,” tegas Kepala Biro Umum Setprov Sultra, Beangga Hariyanto. (15/6).

Pelarangan penggunaan Randis untuk mudik kata mantan pejabat asal Pemkab Konawe Selatan itu, ditujukan pada seluruh lingkup SKPD Sultra. Ia berharap himbuan ini bisa dipatuhi dan dijalankan. Jika diabaikan dan tetap menggunakannya, ia memastikan akan ada konsekuensi. “Ini harus menjadi perhatian. Setiap PNS harus bisa mematuhi sebab sanksinya jelas ada. Pengawasannya akan dikoordinasikan lintas instansi. Kami hanya melakukan inventarisir Randis lingkup provinsi,” jelas mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Sultra.

Agar pelarangan ini benar-benar efektif, ia berharap mendapat dukungan dari masing-masing SKPD. Katanya, untuk mengawasi satu persatu Randis di unit kerja cukup sulit. Setiap instansi diminta melakukan pengawasan internal. Seperti diketahui, pengunaan Randis untuk keperluan mudik sudah sering dilakukan. Meskipun telah dilarang, pengunaannya masih tetap terjadi. Banyak modus yang digunakan oknum PNS untuk bisa tetap menggunakan fasilitas negara itu. Misalnya dengan menggunakan plat gantung atau mengganti warna plat dari merah menjadi hitam. Ada pula yang tetap acuh, meskipun kendaraan telah digunakan lintas kabupetan maupun provinsi. (b/mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top