Pensiunan PNS Membusuk di Kamar Kontrakan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Pensiunan PNS Membusuk di Kamar Kontrakan

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Warga Baruga di lorong Syekh Alwi dihebohkan dengan temuan jasad seorang pria yang diidentifikasi bernama H. Nasaruddin (60). Pria bertubuh besar itu ditemukan dalam keadaan membusuk di kamar 100 rumah kost Cendana 2, Sabtu (11/6/2016) lalu sekitar pukul 19.00 Wita. Nasaruddin yang diketahui berdomisili di Jalan Konggoasa, Kelurahan Dapudapura, Kecamatan Kendari Barat tersebut diperkirakan sudah tak bernyawa 4 hari sebelum ditemukan.

Menurut keterangan saksi Faisal (27),  saat baru saja pulang dari rumah kerabatnya dan melintasi kamar kos korban, ia mencium bau busuk yang menyengat. “Saya penasaran kok ada bau seperti itu dan ini tidak seperti biasanya. Memang kemarin-kemarin kita cium juga bau busuk tapi tidak terlalu. Saat saya pastikan, ternyata bau mayat,” kata Faisal.

Faisal adalah pemilik kamar kontrakan tersebut menerangkan, ia sempat mengetuk-ketuk pintu kamar korban. Namun sayangnya tidak ada tanggapan, sehingga dia memilih untuk membuka pintu kamar tersebut dan melihat korban terbaring tak bernyawa dengan posisi terlentang. “Saat saya melihat itu saya langsung memanggil warga untuk melaporkan ke kepolisian,” katanya.

Sementara keluarga Nasaruddin bernama Indra menganggap kematian pamannya itu tidak wajar. Pasalnya, Kamis (9/6) ia sempat menghubungi nomor telepon seluler Nasaruddin dan diangkat seorang wanita yang ia tidak ketahui namanya. “Perempuan yang angkat. Saya tanya mana pamanku, dia bilang tidak tahu juga. Malah dia tanya siapa saya. Sekarang, handphonenya tidak ada di dalam kamar kos itu,” sedih Indra.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Baruga, AKP Ketut Arya menjelaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian pensiunan PNS tersebut. “Masih dicek di rumah sakit. Hasil visumnya belum bisa diambil. Kalau ada dugaan begitu (dibunuh) belum bisa kita pastikan. Kita juga masih mendalami dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” terangnya.

Ahli Forensik, Kompol Mauluddin melalui Kaur Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara, Brigadir Rudi Usman yang ditemui Minggu (12/6) menjelaskan, dari hasil visum, pihaknya tak menemukan ada tanda-tanda kekerasan. “Hari ini (kemarin) mayat sudah dikuburkan pihak keluarga. Dari keterangan istri dan anaknya, korban pergi ke kamar kost tukangnya untuk istirahat. Tapi bapak itu tidak izin sama keluarganya kalau mau pergi istirahat di sana. Lama tidak pulang, keluarga bingung dan menghubungi lewat telepon hanya tidak aktif juga,” jelasnya. (KENDARIPOS)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top