Warga Tahura Direlokasi Bertahap – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Warga Tahura Direlokasi Bertahap

Saleh Lasata

Saleh Lasata

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Pemprov Sultra tetap akan melanjutkan rencana relokasi warga kampung baru di puncak Puunggaloba. Proses pemindahan warga yang bermukim di areal Tahura Nipa-nipa akan dilakukan secara bertahap. Rumah yang telah disiapkan baru 54 unit. Selain itu, pemerintah telah menyiapkan 124 petak rumah susun (rusun) yang berlokasi di Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Kendari.

Berlarut-larut negosiasi menyebabkan warga yang terdata pun semakin bertambah. Jika awalnya hanya 170 Kepala Keluarga (KK) kini sudah bertambah menjadi 247 KK. Tak heran, luas areal hutan konservasi yang dijadikan kawasan pemukiman pun semakin bertambah. Kendati demikian, pemerintah tetap akan menggunakan hasil pendataan terakhir sebanyak 221 KK. “Kini sudah banyak warga yang mengklaim sebagai warga kampung baru. Padahal tidak ada saat pendataan. Belum lagi, ada warga yang mematok tanah dan mengaku pemilik lahan. Makanya, pemindahan harus segera dilakukan. Sebab beberapa unit rumah yang dibangun di kawasan Purirano sudah bisa ditinggali,” kata Wakil Gubernur Sultra, HM Saleh Lasata, saat memimpin rapat rencana relokasi warga Tahura Nipa-nipa, Selasa (7/6).

Sejatinya kata mantan Ketua DPRD Sultra ini, relokasi warga kampung baru sudah bisa dituntaskan tahun 2015 lalu. Pemerintah hanya membantu warga pindah ke lokasi yang telah disiapkan. Secara bertahap, fasilitas lainnya akan dibangun. Namun karena ada tawaran dari Pemkot Kendari, rencana relokasi pun ditangguhkan. Sebab saat yang sama, Pemkot mendapat kuota pembangunan rumah dari KemenPU-Pera. Karena sudah ada beberapa unit yang bisa dirampungkan tahun ini, maka pemindahan akan dilakukan secara bertahap. (amal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top