Masih Muda Jarang Dibelai, Madona Minta Cerai – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Intermezzo

Masih Muda Jarang Dibelai, Madona Minta Cerai

Kisah Kawin Paksa Gadis Remaja yang Berujung Gugatan Cerai di Pengadilan Agama Jayapura.

ilustrasi Lasmin/cenrawasipos

RUMAH tangga Madona (nama samaran) retak. Menikah muda, di usia 16 tahun, Madona akhirnya tak tahan dengan perlakuan sang suami, sebut saja Donwori.

Elfira, Cenderawasih Pos

Sebelumnya tak pernah terbayangkan buat Madona. Karena mengikuti kemauan orangtua untuk menikah di usia remaja, Madona harus mengalami pahitnya hidup berumah tangga. Yah, karena sering tidur sendiri, ditinggal Donwori, Madona menggugat cerai di Pengadilan Agama Jayapura.

Menunggu proses persidangan, wanita muda yang belum genap berumur 19 tahun itu duduk sendiri di kursi yang tersedia di pengadilan agama Kota Jayapura. Rabu (11/5/2016), dia menghadiri sidang perdananya seorang diri tanpa didampingi Donwori yang telah menikahinya tiga tahun silam.

Saat ditemui Cenderawasih Pos, Madona mengenakan blus biru tua. Dengan rambut sengaja terurai, Madona memang kelihatan lebih dewasa dibandingkan usianya.

Dia mengaku terpaksa menggugat cerai suami yang dinikahinya juga karena faktor kekerasan dalam rumah tangga. Perempuan berkulit putih itu mengaku Donwori yang beda umur dua tahun kerap kali pulang larut malam meninggalkannya seorang diri di kamar kos yang dikontraknya.

“Dia (suamiku) selalu saja pulang larut malam, saya kerap kali ditinggalkan seorang diri. Masa mau tidur sendiri terus,” kata Madona dengan mata berkaca-kaca.

Kalau hanya dibiarkan tidur sendiri, mungkin masih bisa ditahannya. Tapi ketika suaminya pulang malam dalam kondisi mabuk, Madona mengaku sering kali dipukul dan dianiaya sang suami. Ada aja alasannya.

Hal ini yang membuatnya semakin terlihat kurus karena tertekan dengan perlakuan suaminya. “Saya memendam sendiri rasa sakit itu, tanpa berbagi ke orang lain,” keluhnya.

Dari pernikahannya ini, Madona dan Donwori memang belum dikaruniai seorang anak. Hal ini juga yang membuat dirinya membulatkan tekad untuk mengajukan gugatan cerai kepada suaminya.

Madona kemudian mengenang awal proses pernikahannya. Kala itu, dirinya masih berusia 16 tahun dan duduk di bangku SMA. Namun karena desakan perjodohan dari keluarganya, ia tak bisa membantah dan hanya menuruti kemauan orangtuanya.

Padahal, dirinya sama sekali tidak kenal dengan calon suaminya ini. Kawin dulu, cinta belakangan, itu mungkin yang melintas di benaknya kala itu untuk menghibur diri.

“Setelah tiga hari menikah, saya dan suami sudah cekcok, sudah berkelahi hanya karena persoalan sepele saja. Memang pada intinya kami tidak sehati, tidak sejalan. Hanya karena menuruti kemauan keluarga, ya jadinya seperti ini. Sedikit-sedikit cekcok ya sudah, saya gugat saja. Lagian kami juga sudah lama pisah ranjang,” curhatnya.

Madona sangat ingin proses perceraian ini bisa cepat tuntas. Madonna….ingin sekali bisa menikah dengan orang yang benar-benar dicintai dan mencintainya.

Di tempat terpisah Humas Pengadilan Agama Jayapura Ismail Sunet menuturkan bahwa gugatan perceraian yang diajukan Madona ini saat ini memang masih dalam proses mediasi dari majelis hakim Pengadilan Agama Jayapura. “Meski kedatangan mereka untuk bercerai, namun kami tak setega itu. Kami berusaha semaksimal mungkin jika masih bisa dipertahankan ya kami rujukkan mereka kembali,” terangnya. (tri/adk/jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top