Atraksi Pesawat Tempur dan Terjun Payung di Langit Kolaka – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Atraksi Pesawat Tempur dan Terjun Payung di Langit Kolaka

Atraksi pesawat tempur Sukhoy yang disaksikan ribuan  masyarakat Kolaka di lokasi pelaksanaan Halo Sultra di Kolaka, Rabu (27/4/2016)

Atraksi pesawat tempur Sukhoy yang disaksikan ribuan masyarakat Kolaka di lokasi pelaksanaan Halo Sultra di Kolaka, Rabu (27/4/2016)

KENDARIPOS.CO,ID,KOLAKA—-Enam pesawat Sukhoi milik Angkatan Udara Republik Indonesia baru saja mewarnai langit Kolaka. Atraksi itu dilakukan sesaat setelah pelaksanaan upacara puncak hari ulang tahun (HUT) ke-52 Sultra, yang dilaksanakan di lokasi HALO Sultra di Pantai Kolaka,  Rabu (27/4/2016).

Beberapa saat setelah atraksi pesawat canggih yang berpangkalan di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, langit Kolaka diwarnai puluhan penerjuan payung dari berbagai angkatan. Suguhan atraksi terjun payung itu benar-benar membuat decak kagum warga Kolaka yang memadati di sekitar lapangan upacara. Atraksi itu ternyata lebih indah dari yang mereka bayangkan, sehingga terus menjadi perbincangan warga.

Terkait pelaksanaan HUT Sultra yang begitu meriah di Kolaka, Gubernur Nur Alam kembali menyatakan apresiasinya. “Kolaka merupakan salah satu pilar terbentuknya Sultra, bersama Kendari, Muna dan Buton. Sejarah juga mencatat perjuangan rakyat Kolaka dalam mempertahankan kemerdekaan melalui peristiwa 19 November 1945,” kata Nur Alam, dalam sambutannya pada acara puncak HUT Kolaka,  Rabu pagi.

Dalam beberapa tahun terakhir, lanjutnya, Kolaka juga mencatatkan kemajuan dalam pelaksanaan pembangunan serta dinamika sosial masyarakat yang cukup tinggi dan kondusi dalam mendukung pembangunan di daerah ini. “Karena itu, saya memberikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh masyarakat di Kabupaten Kolaka,” katanya.

atraksi terjun payung di HUT ke-52 Sultra di Kolaka, Rabu (27/4/2016)

atraksi terjun payung di HUT ke-52 Sultra di Kolaka, Rabu (27/4/2016)

Rasa syukur dan kebahagian itu, menurut gubernur, tentu tidak cukup diungkapkan dalam bentuk ucapan, tetapi juga dalam bentuk aktualisasi yang mengambarkan kegembiraan, kemeriahan dengan tidak berlebih-lebihan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat di Kabupaten Kolaka khususnya dan Sultra umumnya.

Bentuk-bentuk aktulisasi itu seperti kegiatan karnaval budaya dari kabupaten kota se Sultra, lomba perahu hias, atraksi budaya,  tampilan kuliner tradisional dari masing-masing daerah merupakan bentuk nyata kekayaan khasana Sultra. Selain itu, atraksi terjun payung serta atraksi pesawat tempur sukhoi. “Hal ini tentu menjadi pengalaman sendiri bagi sebahagian masyarakat, yang mungkin hanya menyaksikan sekali dalam seumur hidup,” tuturnya.

Olehnya, Gubernur Nur Alam menegaskan kembali untuk tidak memperbandingkan secara langsung antara manfaat kegiatan seperti ini dengan kegiatan fisik semata. “Sebab, perayaan seperti ini menimbulkan manfaat yang besar secara inmaterial atau non fisik, tidak sebatas manfaat financial, tetapi juga manfaat ekonomi dan sosial budaya,” kata Nur Alam. (sawal lakawa) .

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top