Setelah Berseteru dengan Ahok, Wali Kota Jakarta Utara Mengundurkan Diri – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Setelah Berseteru dengan Ahok, Wali Kota Jakarta Utara Mengundurkan Diri

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi

kendaripos.fajar.co.id, JAKARTA – Situasi politik di DKI makin panas. Secara tiba-tiba, Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi meletakkan jabatan alias mengundurkan diri. Pengunduran diri ini tidak lama setelah pada saat rapat secara bergurau Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menyebut jangan-jangan pak wali kota ini orangnya Yusril Ihza Mahendra.

Setelah menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial, facebook, Rustam mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Rustam terungkap dari pegawai eselon II di lingkungan Pemprov DKI. Sekitar pukul 17.35 WIB, Rustam Efendi meminta maaf kepada pejabat eselon II lalu meninggalkan grup WhatsApp eselon II.

BACA JUGA :  Jika Terbukti, Ahok Bakal Dipanggil KPK

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika juga membenarkan isu pengunduran tersebut. “Iya benar. Beliau sudah mengundurkan diri tadi sore. Tembusannya juga sudah kami terima,” jelas Agus Suradika Senin (25/4/2016).

Sebelum menerima tembusan, Gubernur DKI sudah menerima surat pengunduran diri Rustam. “Sebelum ke BKD, suratnya sudah ke gubernur dulu,” terangnya.

BACA JUGA :  Pengamat ini Bilang, dari Segi Akademis Ahok Tidak Pantas jadi Gubernur

Surat permohonan pengunduran diri secara tertulis itu diterima Agus sekitar pukul 17.05 WIB. Namun, dalam surat itu tidak dijelaskan alasan pengunduran diri tersebut. “Nggak ada alasannya,” jelasnya.

Apakah ada hubungannya dengan pertikaian dengan gubernur, Agus menyatakan tidak tahu. Selanjutnya, mantan Kadis Pendidikan itu masih menunggu arahan dari gubernur. Dia menegaskan, saat ini Rustam Efendi sudah tidak lagi menjabat jadi wali kota Jakarta Utara.

BACA JUGA :  Kabaena Dilanda Banjir, Kerugian Capai Rp 11 Miliar

“PNS-nya tetap. Kami tunggu arahan gubernur saja, seperti apa. Ya jadi staf biasa,” terang mantan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip DKI itu. Jika sudah ada keputusan gubernur, Agus akan langsung menyiapkan surat pelaksana tugas (plt) dari Rustam.

Tanda pengunduran diri Rustam sudah terlihat sejak pagi. Saat rapat pimpinan (Rapim) di balai lota, dia tidak hadir. Biasanya, Rustam selalu hadir. Selain itu, dia juga tidak mengangkat telepon dari media manapun.(rya)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top