Mabuk, Orang ini Tikam 5 Pemuda – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Mabuk, Orang ini Tikam 5 Pemuda

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI–  Kemarin (24/4) sekitar pukul 02.30 Wita, seorang pemuda bernama Aswar menikam lima orang hanya gara gara  salah paham. Aswar sempat terinjak kakinya dan membuatnya tak bisa mengendalikan diri hingga menghunus pisaunya. Lima pemuda yang menjadi korban yakni Ramadan (16), Irsan Dani (16), Mandra (19), Idul (19) dan Muhammad Istiqomah (16).

tikam

Insiden tersebut terjadi di depan sari laut Mas Bejo, Kelurahan Watuwatu, Kecamatan Kendari Barat. Aswar, masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Kemaraya. Setelah penikaman itu langsung melarikan diri.

Salah seorang saksi yang juga menjadi korban dalam kasus itu, yakni Mandra, warga Jalan Bunga Palem, Kelurahan Watuwatu, menceritakan bahwa kasus itu bermula adanya keributan antara temannya bernama Evan dan Seli, di Cafe Ana, By Pass, Kendari. Setelah kejadian itu, terjadi saling kejar antara Evan dan Seli hingga di depan sari laut Mas Bejo. Melihat kejadian itu, ia bersama empat orang rekannya kemudian mendatangi Evan dan Seli. Namun disaat bersamaan ada pria mabuk bernama Aswar dan beberapa warga lain juga mendatangi Evan dan Seli. Saat kerumunan terjadi pelaku Aswar tiba-tiba tersinggung karena kakinya terinjak oleh orang tak dikenal. Pelaku mengira kakinya diindak oleh Mandra Cs.

“Disitu lah pelaku menikam sembarang. Karena Ramadan dekat sekali dengan pelaku makanya dia kena tikaman pertama. Pas kita lihat teman Ramadan ini, pelaku serang kita juga. Kena tikam sebagian dan kena irisan badik,” kata Ramadan yang kakinya terluka akibat terkena badik.

Dari keterangan itu kata Mandra teman-temannya mengalami luka yang berbeda, untuk Ramadan, mengalami luka tusuk pada pinggang belakang sebelah kiri, Irsan Dani mengalami luka tusuk pada pantat sebelah kiri, Muh Idul, mengalami luka tusuk pada leher sebelah kiri, dan Muhammad Istiqomah mengalami luka robek akibat irisan badik di betis sebelah kanan. Menurut Mandra, pelaku pada malam kemarin secara bringas melakukan penikaman. “Setelah penikaman itu dia lari. Tapi kita tahu ji orangnya. Katanya namanya Aswar, dia kerja jadi sopir tangki di perusahaan BBM solar,” tuturnya sembari menjerit kesakitan dihadapan polisi.

Sementara itu Kapolsek Kemaraya Iptu Jimi Fernando mengungkapkan, kasus itu sementara ditanganinya dan sementara mengejar pelaku. Saat ini pelaku ditetapkan DPO akibat kejadian itu. Sementara korban kata dia masih menjalani proses perawatan medis di RS Santa Anna. “Untuk saat ini, semua korban dirawat di RS Santa Anna dengan kondisi masih sadarkan diri. Untuk pelaku sudah kami kejar, sebenarnya mereka antara pelaku dan korban masih bertetangga. Makanya dengan cepat pelakunya teridentifikasi,” beber perwira polisi ini, sembari mengucapkan pelaku terancan hukuman 5 tahun penjara karena perbuatannya melanggar Pasal 351 tentang penganiayaan dengan mengakibatkan orang luka-luka. (egy/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top