MK Batalkan Pemeriksaan Saksi, Rumah Kita Unggul 93 Suara? – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

MK Batalkan Pemeriksaan Saksi, Rumah Kita Unggul 93 Suara?

Salah satu pasangan calon pilkada Muna, Rusman Emba saat menggelar kampanye Pilkada Muna beberapa waktu lalu. Foto: Tvsultra

kendaripos.fajar.co.id, JAKARTA – Jadwal sidang pemeriksaan saksi pada Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP-Kada) yang sebelumnya dijadwal 25 April, dicabut oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Keputusan tersebut diambil setelah 9 Hakim MK kembali menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH), Selasa (19/4/2016).

Dalam RPH tersebut kesembilan hakim memutuskan membatalkan mendengarkan keterangan para saksi. Permintaan pemeriksaan saksi diajukan oleh pasangan LM Baharuddin-La Pili pada sidang PHPKada Muna, 18 April lalu. Hakim berpandangan bahwa persidangan pemeriksaan kasus PHP-Kada Muna dianggap telah cukup dan tidak perlu lagi mendengarkan keterangan dari para saksi. “Jadwalnya dicabut. Itu yang menjadi ketentuan dan hasil dari RPH yang telah digelar setelah sidang pemeriksaan laporan PSU pertama,” ungkap Fajar Laksono, Juru Bicara MK saat dihubungi di Jakarta, kemarin.

BACA JUGA :  Baharuddin-La Pili Menang Dua Kali, MK...

Terkait jadwal dan agenda sidang selanjutnya, Fajar, enggan berkomentar. “Sampai saat ini belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak panitera soal jadwal dan agenda sidang. Ditunggu saja dan silakan pantau saja lewat web resmi MK di www.mahkamahkonstitusi.go.id,” katanya.

Sementara itu, komisioner KPUD Muna Suleman Loga juga membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan jadwal pemeriksaan saksi yang sebelumnya diagendakan tanggal 25 April 2016 kembali ditarik oleh pihak MK. “Informasi yang kami terima dari Panitera MK, tidak ada lagi sidang untuk keterangan saksi, tanggal 25 April 2016. Semua pihak mendapat informasi itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  MK Putuskan PHP Kada Muna Besok

Jika tidak ada aral, besar kemungkinan sidang berikutnya akan memasuki agenda pembacaan putusan. “Kemungkinan langsung putusan. Tapi, tentunya kita tetap akan menunggu panggilan resmi dari MK,” jelasnya.

Dengan ditiadakannya agenda sidang mendengarkan saksi-saksi lagi seperti permohonan dari pihak Terkait, kata dia, maka bisa dipastikan hasil PSU sudah tidak lagi ada masalah. Selain itu, perolehan suara secara keseluruhan masing-masing pasangan calon sudah tidak ada masalah. “Sudah tidak berpengaruh dengan hasil perolehan suara secara keseluruhan untuk tiap-tiap paslon. Selisih 93 untuk pasangan calon nomor 1 dan 3 itu sudah angka riil,” katanya. (yog/kendaripos)

BACA JUGA :  Polisi Siaga di Muna

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top