Kapal Tanpa Nama Muat 3,4 Ton BBM Ilegal Asal Butur Ditangkap – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Kapal Tanpa Nama Muat 3,4 Ton BBM Ilegal Asal Butur Ditangkap

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Satu unit kapal tanpa nama diamankan aparat Polair Polda Sultra setelah ketahuan memuat 3480 liter atau setara 3,4 ton bahan bakar minyak (BBM) ilegal. Penangkapan tersebut berlangsung Minggu (17/4) lalu sekitar pukul 19.30 Wita di perairan Teluk Kendari. Darwin (47) warga Desa Petetea, Kabupaten Buton Utara (Butur) yang adalah nakhoda kapal tersebut diamankan polisi.

Barang bukti BBM yang diamankan oleh Dit Polair Polda Sultra-Egi2

Kasubbid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh yang dikonfirmasi Senin (18/4) menjelaskan, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mako Polair Polda Sultra. Darwin harus mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah dianggap melanggar pasal 53 huruf b junto Pasal 23 ayat (2) huruf b subsider pasal 55 undang-undang RI nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas (Migas). “Penyidik Polair juga menjerat tersangka dengan pasal 323 ayat (1) junto pasal 219 ayat (1) undang-undang RI nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran. Ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar,” tegasnya.

Ditanya mengapa polisi hanya menetapkan nahkoda kapal sebagai tersangka, dan bukan pemilik BBM, Dolfi berargumen, penyidik Subdit Gakum Polair sementara mendalami kasus itu dan sedang mencari pemilik bahan bakar tersebut. “Kami menetapkan Darwin sebagai tersangka, karena kedapatan menguasai BBM tanpa dilengkapi dokumen yang berwenang. Kapalnya juga berlayar tanpa memiliki atau dilengkapi surat persetujuan berlayar dari Syahbandar,” beber Dolfi.

Kapal tersebut diketahui bertolak dari Desa Waode Buri Kabupaten Buton Utara dan akan berlayar menuju Kota Kendari. Saat setelah sampai di teluk Kendari kapal tersebut dicegat kepolisian dan dimintai surat-suratnya. “Sayangnya tidak ada dokumen. Kita periksa kapalnya ternyata ada BBM. Kata tersangka pemiliknya ada di Kendari sini. Tapi dia juga tidak tahu siapa. Makanya kita masih mencari. Kami akan mendatangi siapa pemilik BBM di Butur dan akan melayangkan panggilan,” tegasnya. (b/egy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top