Kurang Tidur, Otak Jadi Kendur – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Kesehatan

Kurang Tidur, Otak Jadi Kendur

kurang-tidur-131212b

kendaripos.fajar.co.id Apapun jenis pekerjaan Anda, jangan pernah lewatkan kesempatan untuk memenuhi jam tidur setiap hari. Tidak bisa dianggap remeh, cukup tidur nyatanya juga turut memberi kontribusi terhadap kesehatan otak dan kemampuan berpikir Anda setiap hari.

‘’Jika semalam Anda kurang tidur, maka akan meningkatkan konsentrasi dua molekul pada darah di pagi hari, yaitu enzim neuronal atau neuronal enzyme (NSE) dan kalsium pengikat protein S-100B. Kondisi ini terutama terjadi pada pria berusia muda,’’ kata peneliti Christian Benedict, seperti dilansir laman Times of India.

BACA JUGA :  Nyeri Usai Bangun Tidur? Coba Ganti Kasur Anda

Molekul-molekul ini biasanya ditemukan di otak. Dengan demikian, kenaikan kadar keduanya dalam darah di pagi hari menunjukkan bahwa kurang tidur berpotensi mengurangi jaringan otak. Untuk mencapai kesimpulan tersebut, para peneliti mengkaji 15 pria dengan berat badan normal. Mereka kemudian diminta untuk mengurangi jam tidur selama satu malam. Kemudian di beberapa hari kemudian mereka diminta untuk tidur selama kurang lebih delapan jam.

BACA JUGA :  Mengapa Kita Tidak Boleh Mengambil Keputusan Saat Sedang Lapar? Ini Alasannya...

‘’Peningkatan konsentrasi darah dari dua molekul otak pada responden yang kurang tidur mengarah pada kerusakan otak. Oleh sebab itu, hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa kurang tidur dapat berisiko meningkatkan proses neuro-degeneratif,’’ kata Benedict.

Para peneliti menyimpulkan, tidur malam yang baik sangat mungkin untuk berperan dalam kesehatan fungsi saraf pada manusia. Selain dapat membantu meningkatkan daya ingat, tidur cukup juga dapat mencegah peradangan, memicu kreativitas, meningkatkan prestasi belajar, mengurangi stres dan bahkan menurunkan berat badan.

BACA JUGA :  Hebatnya Madu Bagi Kesehatan

Selain mengganggu sistem saraf di otak, kurang tidur dapat menghambat proses melepas growth hormone (hormon pertumbuhan) pada tubuh. Sebab melepas growth hormone yang mengatur regenerasi sel akan sangat optimal terjadi jika seseorang tidur selama 6 hingga 8 jam. (nhk)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top