Tamara Bleszynski Dianiaya di Bali – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Selebritas

Tamara Bleszynski Dianiaya di Bali

 Instagram/ tamarableszynskiofficial LAPOR POLISI: Tamara Bleszynski melaporkan kejadian yang dialaminya di kawasan Pantai Echo Beach, Canggu, Bali, Jumat (15/4).


Instagram/ tamarableszynskiofficial
LAPOR POLISI:Petuga Polsek Kuta Utara mengambil keterangan Tamara Bleszynski yang melaporkan kejadian yang dialaminya di kawasan Pantai Echo Beach, Canggu, Bali, Jumat (15/4).

kendaripos.fajar.co.id,BALI—Kejadiaan kurang mengenakkan baru saja dialami aktris Tamara Bleszynski. Dia mengaku menjadi korban penganiayaan seseorang berinisial WS di kawasan Pantai Echo Beach, Canggu, Bali.

Pengakuan mantan istri Mike Lewis itu disampaikannya melalui akun Instagram. Dalam postingannya, Tamara juga mengunggah foto dirinya sedang berada di kantor kepolisian Polsek Kuta Utara.

“Malam ini saya berada di Polsek Kuta Utara. Melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh seseorang berinisial WS. Orang tersebut terus menerus mengancam saya dan anak saya di Echo Beach, Canggu,” tulis Tamara Bleszynski di akun @tamarableszynskiofficial, Jumat (15/4).

Pada sambungan pengakuannya, wamita 41 tahun itu juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat berada di kawasan tersebut. Pasalnya, menurut Tamara, WS sering terlihat berada di kawasan Pantai Echo Beach, Canggu, Bali.

“Teman-teman hati-hati bila ke Canggu Echo Beach, karena orang tersebut sering terlihat di Echo Beach, Canggu. Mudah-mudahan Bali bisa aman kembali dan hukum bisa ditegakkan,” ungkap pemain film Air Terjun Pengantin itu.

Melihat postingan Tamara itu, pengguna media sosial pun mengaku terkejut. Banyak di antara mereka memberi dukungan kepada Tamara untuk tetap kuat dan mendukung polisi mengusut tuntas kejadian penganiayaan.

POLSEK LANGSUNG PROSES

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian. Menurut Kapolsek Kuta Utara Wayan Arta Ariawan, kasus yang menimpa model cantik itu bermula ketika pada pukul 19.20 Wita Tamara berboncengan dengan Adrian T. King, temannya. Tak lama kemudian pelaku datang.

“Korban dianiaya Wayan Putra Wijaya alias Sobrat. Korban dijambak rambutnya dengan tangan kiri,” ucap Kompol Ariawan.

Kok bisa terjadi penganiyaan? Menurut Kompol Ariawan, pelaku yang saat itu berboncengan dengan temannya membuntuti korban dari Jalan Paping. Sesampai di pertigaan Jalan Semat, pelaku menjambak rambut korban. “Dijambak satu kali,”kata Ariawan (JPG)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top