Mengkhawatirkan, Infeksi HIV Sebagian Besar Serang Kawula Muda – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kesehatan

Mengkhawatirkan, Infeksi HIV Sebagian Besar Serang Kawula Muda

ilus-hiv-aids-nah

kendaripos.fajar.co.id Tren infeksi baru human immunodeficiency virus (HIV) semakin mengkhawatirkan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, sebagian besar infeksi HIV pada kelompok usia 25-49 tahun (70,7 persen). Kondisi ini membuat Kemenkes meningkatkan sistem sosialisasi pencegahan.

Tren infeksi HIV tadi juga diperparah temuan baru kasus AIDS baru. Sebagian besar kasus baru penyakit acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) ditemukan pada pasien berumur antara 30-39 tahun. Kemenkes bersama Indonesia AIDS Coalition (IAC) membuat website pencegahan penularan HIV dan menyasar golongan muda. Website khusus tentang HIV dan AIDS itu adalah www.aidsdigital.net.

BACA JUGA :  Ini Manfaat Makan Makanan Yang Manis

Kepala Pusat Promosi Kesehatan (Kapus Promkes) Kemenkes, Lily S Sulistyowati, menuturkan, tren penularan HIV itu sudah diprediksi dalam riset kesehatan dasar (Riskesdas) Kemenkes 2010 lalu. Dalam riset itu diketahui, bahwa secara nasional baru 11,4 persen penduduk umur 15-24 tahun yang memiliki pengetahuan benar tentang HIV dan AIDS.

‘’Dari kelompok tadi, jumlah pemuda yang belum memiliki pengetahuan tentang HIV dan AIDS sangat besar,’’ ungkapnya. Sehingga dari tahun ke tahun, temuan kasus infeksi baru HIV dan penyakit AIDS ada di kalangan pemuda atau remaja.

BACA JUGA :  Detoks Rahim Berbahaya Bagi Kesehatan Wanita

Lily berharap, sosialisasi HIV dan AIDS melalui website ini bisa efektif mengedukasi masyarakat untuk kelompok usia muda. Sebelumnya, sejak 2010, lanjut Lily, upaya sosialisasi terhadap bahaya HIV dan AIDS sudah mereka kerjakan. ‘’Kami menggunakan tema sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu. Sekarang kampanye terhadap HIV-AIDS ini akan kita giatkan lagi,’’ ungkapnya.

BACA JUGA :  Luka Bakar, Lebih Baik Pakai Es Batu

Tujuan Kemenkes terhadap kasus HIV dan AIDS ini adalah pencapaian getting to zero atau tidak ada lagi kasus baru infeksi HIV dan temuan kasus AIDS baru. Tujuan lainnya adalah menghapus diskriminasi kepada orang dengan HIV-AIDS (IDHA) serta tidak ada lagi kasus kematian terkait dengan HIV. (nhk)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top