Alamak, Orang ini Kendalikan Narkoba dari Dalam Lapas – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Alamak, Orang ini Kendalikan Narkoba dari Dalam Lapas

KENDARINEWS.COM, KENDARI–  RA (40) ditangkap  aparat Ditresnarkoba Polda Sultra pekan lalu.Warga Jalan Bunga Kolosua, Kemaraya itu mengaku, mengedarkan 10 paket sabu-sabu atas suruhan bandarnya yang kini berada di di Lapas Klas IIA Kendari berinisial AN.

Kurir ini mengaku dikendalikan 'bos' dari dalam lapas

Kurir ini mengaku dikendalikan ‘bos’ dari dalam lapas

“Saya sudah 8 bulan menjadi kurir Narkoba. Saya hanya mendapat perintah dari AN melalui telepon dari dalam Lapas. Perintahnya untuk mendatangi seseorang yang tempatnya berubah-ubah untuk mengambil sabu yang dipesan,” ungkap RA, Sabtu (2/4) lalu didampingi istrinya. Hasil penjualan sabu seharga Rp 10 juta, ia mendapat bagian Rp 1 juta. Setelah mendapatkan uang penjualan, ia mengambil bagiannya dan selebihnya dikirim pada AN dengan sistem transfer via kartu ATM. “Saya tidak tahu siapa pemesannya. Saya hanya dapat perintah dari AN katanya ada teman mau ambil. Semua tempat di Kendari, di situ semua saya “melempar”,” katanya lagi.

BACA JUGA :  Wow! Zaskia Gotik Bakal Lapor Balik Denny Cagur Soal Penghinaan Lambang Negara

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sultra, AKBP Hadi Winarno yang ditemui turut membenarkan penangkapan itu. RA ditangkap sejak Jumat (1/4), pukul 19.00 Wita. Kala itu ia ia bersama anggotanya, sedang menjalankan operasi Bersinar (Bersihkan Sindikat Narkoba). Namun saat melintasi jalan Bunga Kolosua mereka mendapati tersangka RA sedang melakukan transaksi. “Kami melakukan penangkapan dan kami berhasil menemukan 7 gram sabu-sabu. Untuk informasi keterlibatan AN, kami masih melakukan pengembangan,” bebernya.

BACA JUGA :  Resmi!! Dandim "Nyabu" Dicopot

Selain mengamankan RA, polisi juga membawa istri tersangka berinisial SM (40) untuk dimintai keterangannya. Saat melakukan penggeledahan di rumah tersangka, polisi menemukan 2 unit handphone, uang tunai Rp 700 ribu, timbangan digital, korek api bentuk pistol, buku rekapan penjualan sabu, borgol, 4 pipet, bong, pirek, sendok plastik, 12 plastik pembungkus bekas pakai, 178 plastik pembungkus dan 2 tas. “Kalau kita lihat, dia bandar,” prediksi AKBP Hadi WInarno.

BACA JUGA :  Cabuli Ponakan, Dituntut 6 Tahun Penjara

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolda Sultra. RA dijerat pasal 112 ayat (2), pasal 114 ayat (2), sebagaiman diatur dalam undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun. “Karena yang bersangkutan terbukti memiliki, menyimpan, menguasai, menjual, menjadi perantara narkotika golongan satu lebih dari lima gram. Untuk saat ini melakukan proses penyidikan, cek darah dan urine tersangka. Kami juga mengirim barang bukti Narkoba ke labfor Makassar dan mengembangkan jaringannya,” jelas Kasubdit. (c/egy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top