Modus Pura-pura Jadi Pacar, Kuras Uang Korban Puluhan Juta – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Modus Pura-pura Jadi Pacar, Kuras Uang Korban Puluhan Juta

ilustrasi

ilustrasi

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Modus yang dilakukan sepasang suami istri ini cukup unik. Demi mendapatkan uang seornag lelaki berinisial ADP, Dewi (26) pura-pura jadi kekasih korban. Lalu bersama suaminya Fandy (27)  uang korban dikuras lewat mesin ATM.

Pasutri ini mencuri uang dalam mesin ATM milik korbannya, yang tak lain ialah kekasih palsu sang istri, berinisial ADP. Keduanya pun ditangkap di Komplek Pertokoan Surapati, Pasir Layung, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (31/3).

Kanit II Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompil Jerry Siagian menjelaskan, Fandy merupakan suami korban meminta istrinya untuk berkenalan dengan lelaki melalui kontak Blackberry Massenger. Tujuannya untuk dijadikan kekasih oleh sang istri.

BACA JUGA :  Resmi, Grup Petral Dibubarkan

“Modusnya suami membiarkan istrinya mencari kekasih lain,” kata Jerry melalui keterangannya, Kamis (31/3).

Setelah berkenalan dengan korban, tidak lama berselang ADP dijadikan kekasih oleh Dewi. Selanjutnya, lantaran ADP sudah yakin dengan Dewi, ADP menuruti permintaan Dewi untuk mengubah kata sandi ATM-nya dengan tanggal saat mereka berdua memutuskan berpacaran.

“Pelaku mengajak korban untuk mengubah pin ATM masing-masing dengan tanggal jadian mereka. Setelah itu ATM korban ditukar oleh pelaku,” ujar dia.

BACA JUGA :  Tiga Anggota DPR Digarap KPK

Namun, saat mencoba melihat isi dalam tabungannya, ADP menyadari jika uangnya ludes sekitar Rp 79 juta. Kemudian, ADP mencoba untuk memblokir ATM-nya tetapi dicegah oleh Dewi. Karena Dewi mengaku mempunyai kakak yang bertugas di Polda Metro Jaya.

“Dengan jaminan bila kakaknya bisa menangkap pelaku dan mengembalikan uang korban,” kata dia.

BACA JUGA :  Tarif Layanan Penumpang Bandara Naik

Saat diamankan, petugas menyita barang bukti dari tangan para pelaku, beberapa buku rekening atas nama Fandy, Dedy dan Dewi, tiga buah telepon genggam, satu buah ID card wartawan news tipikor atas nama Fandy dan satu topi warna yang digunakan pelaku saat mengambil uang di ATM.

Kini, keduanya sudah diamankan di Polda Metro Jaya. Selanjutnya mereka akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (elf)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top