Golkar dan PPP Terancam Tak Ikut Pilkada 2017 – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Politik

Golkar dan PPP Terancam Tak Ikut Pilkada 2017

702660_09585309122014_golkar_dan_ppp

KENDARINEWS.COM, JAMBI – Dua partai yang masih dirundung konflik, Golkar dan PPP, terancam  hanya jadi penonton di Pilkada 2017 mendatang. Pasalnya, hingga saat ini kisruh terkait dualisme kepengurusan di DPP kedua partai itu tak kunjung berakhir.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, M Sanusi mengatakan, seperti Golkar misalnya, meski sudah inkrah namun Munaslub yang dipersiapkan DPP tak kunjung digelar. Apalagi PPP, partai berlambang Ka’bah ini masih berkutat dengan legitimasi kepengurusan di DPP.

BACA JUGA :  Pembangunan Kalijodo Berkonsep Sebagai Paru-Paru Kota Jakarta

“Kita berharap konflik dualisme di tubuh dua partai ini bisa segera terselesaikan secara cepat, sehingga tidak menghalangi mereka (mengusung calon di Pilkada, red),” katanya, kemarin.

KPU tidak bisa mengakomodir pengajuan pasangan calon kepala daerah dari partai politik yang kepengurusan ganda. Mengingat, regulasi Pilkada 2017 masih menggunakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada.

BACA JUGA :  Waduh, Kades Tertangkap Pesta Sabu

“Tahapan pencalonan, Juli sudah dimulai. Persyaratan kita masih mengikuti aturan Pilkada 2015,” ujarnya.

Demikian juga dengan syarat minimal untuk mengusung pasangan calon, tetap merujuk pada aturan sebelumnya.

Syarat minimal dukungan 20 persen dari jumlah kursi yang ada di parlemen untuk calon yang dari dari jalur partai. Sedangkan untuk jalur perorangan akan mengalamai perubahan sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

BACA JUGA :  Minuman Ringan Enak, Tapi Berdampak Negatif bagi Kesehatan

“Perseorangan tidak lagi berbasis jumlah penduduk, namun sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT),” terangnya.

Untuk itu, KPU meminta kepada kandidat dari jalur perorangan agar berkonsultasi dengan KPU setempat terkait format dukungan. “Para calon perseorangan harus sejalan dengan format yang ada,” sebutnya. (aiz/era/sam/jpnn)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top