Awas!! Flu Burung Datang Lagi – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Kesehatan

Awas!! Flu Burung Datang Lagi

ilustrasi

ilustrasi

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Kasus flu burung pada unggas kembali marak di Indonesia. Hingga Maret 2016, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat persebaran kasus H5N1 itu di 17 kabupaten/kota di tujuh provinsi.

Tujuh provinsi tersebut meliputi Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Jogjakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan DKI Jakarta. Di Jakarta, kasus flu burung ditemukan di permukiman pemulung di daerah Cilandak. Ditemukan entok dan unggas yang mati mendadak dalam jumlah cukup besar.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi menuturkan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta langsung terjun ke lapangan. ”Tim bergerak cepat untuk mencari warga sekitar yang sakit,” ungkapnya Ahad (27/3/2016).

BACA JUGA :  10 Alasan Wanita Tolak Bercinta

Dari penelusuran tersebut, tidak ditemukan kasus influenza like illness di wilayah sekitar. Meski demikian, puskesmas terus memantau warga sampai dengan 14 hari ke depan. Surveillance itu, lanjut dia, juga telah dilakukan di enam provinsi lainnya. ”Hingga saat ini belum ada penularan virus flu burung antarmanusia. Penularan masih terjadi dari unggas ke manusia,” tuturnya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat diimbau selalu menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, masyarakat diminta untuk menghindari kontak dengan faktor risiko, yaitu unggas yang positif flu burung. Sementara itu, dinas kesehatan juga telah menyemprotkan disinfektan di lokasi kandang dan memusnahkan unggas. ”Flu burung ini perlu diwaspadai. Karena selama ada hewan yang positif, manusia juga tetap berisiko terinfeksi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Menteri Jonan Lantik Pudji Hartanto sebagai Dirjen HubDar

Oscar menuturkan, untuk mencegah adanya penularan kepada manusia, petugas kesehatan telah diterjunkan untuk melakukan penyuluhan. Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat kembali diingatkan tentang gejala flu burung, yaitu demam/panas tinggi, batuk, dan sakit tenggorokan. Jika merasakan gejala tersebut, masyarakat diminta segera berobat ke puskesmas.

Selain itu, Kemenkes telah menyiagakan rumah sakit khusus rujukan flu burung dan rujukan regional. Sementara itu, obat Oseltamifir juga disiapkan sebagai buffer stock. ”Gejala flu burung yang perlu diwaspadai adalah demam di atas 38 Celsius, batuk, dan sakit tenggorokan. Tentunya juga mempunyai faktor risiko seperti kontak dengan unggas sakit atau mati, mengolah unggas dan produk unggas (telur), dan kontak dengan kotoran unggas,” jelasnya. (mia/c6/agm)

BACA JUGA :  Waduh....Kabupaten ini Diserang Wabah TBC

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top