Setelah Tikam Istri Sendiri, Suami Ini Langsung Bunuh Diri – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Setelah Tikam Istri Sendiri, Suami Ini Langsung Bunuh Diri

Ilustrasi

Ilustrasi

KENDARINEWS.COM, MEDAN – Pertengkaran pasangan suami isteri, almarhum Indra Gunawan (33) dan Yusiana (32) ternyata sudah terjadi, sejak keduanya bertunangan. Alasannya karena almarhum Indra, selalu cemburu buta pada Yusiana. Hal itu disampaikan Mijan, seorang kerabat pasutri yang telah dikarunia seorang anak perempuan itu, saat ditemui Sumut Pos (Riau Pos Group) di sekitar rumah kontrakan yang ditempati pasutri itu, di Jalan Buntu Gang Dollah Mansyur Dusun VIII Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Ahad (26/3/2016).

“Bahkan, saat pesta pernikahan mereka baru selesai, mereka sudah bertengkar di rumah. Alasannya karena cemburu buta suaminya, ” ungkap Mijan.

Atas keadaan itu, disebut pria berusia 42 tahun itu Yusiana yang sudah tidak tahan, mengunggat cerai, 2 tahun setelah menikah. Saat itu, dikatakan Mijan gugatan cerai itu sudah didaftarkan oleh Yusiana, didampinginya, ke Pengadilan Agama Kelas II-B Lubuk Pakam. Bahkan, kerabat, dan tetangga, disebutnya sudah sempat mengetahui hal tersebut. Namun, dikatakan Mijan tiba-tiba Yusiana mengurungkan niatnya, setelah dibujuk rujuk oleh almarhum Indra Gunawan.

“Beberapa hari sebelum kejadian ini, korban mengadu pada isteri saya yang merupakan kakak kandungnya, bahwa korban sudah tidak tahan dengan sikap almarhum suaminya. Katanya korban berencana minta pisah, ” lanjut Mijan.

Sebelum mengakhiri, Mijan menyebut jika korban yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Haji Medan, sempat siuman pada Jumat (26/3/2016) pagi. Disebut Mijan, pihaknya sempat menanya korban soal kronologis kejadian. Dikatakan Mijan jika saat itu almarhum Indra Gunawan, tiba-tiba menutup lalu mengunci pintu rumah. Selanjutnya, disebutnya korban yang sedang bersiap untuk masak, ditarik lalu dicekik oleh almarhum Indra. Saat itulah, disebut Mijan jika korban ditikami oleh almarhum Indra, dengan sangkur.

“Cukup banyak tikamannya. Sampai 2 kali operasi, pada bagian paru-paru dan bagian ginjal. Pada leher korban tampak jelas juga bekas cekikan, ” tandas Mijan.

Berbeda dengan pernyataan Mijan. Bagi warga sekitar tempat tinggal almarhum Indra Gunawan dan Yusiana. Pasutri yang telah dikaruniai seorang anak perempuan itu, selalu terlihat harmonis. Setiap pergi bekerja, mereka selalu bersama. Begitu juga saat pulang, mereka tampak akur di atas sepeda motor Yamaha Vixion yang mereka kendarai. Kondisi itu, terlihat sejak almarhum Indra Gunawan dan Yusiana, menempati rumah kontrakan mereka, hampir 1 tahun lalu.

“Setiap pagi sekitar jam 6, mereka pergi bekerja bersama. Katanya ngantar isteri ke Cemara, lalu suaminya pergi ke Pasar 11 Tembung, bekerja sebagai Pengawas Parkir, ” ungkap Sulaiman, salah seorang warga sekitar tempat tinggal almarhum Indra Gunawan dan Yusiana.

Selain itu, dikatakan Sulaiman kalau dari kediaman almarhum Indra Gunawan dan Yusiana tidak pernah terdengar ada suara keributan. Oleh karena itu dikatakan pria berusia 50 tahun itu kalau warga sangat yakin jika keluarga almarhum Indra dan Yusiana, merupakan keluarga harmonis. Terlebih disebut Sulaiman jika almarhum Indra Gunawan sangat pendiam sehingga jarang berbaur dengan masyarakat.

“Kalau isterinya, masih sering gabung dengan warga sini karena isterinya itu, memang orang sini. Tapi sehari sebelum kejadian, katanya almarhum suaminya gabung-gabung dengan warga sini dan katanya suaminya bilang jika besok dia tidak ada lagi dan ternyata, tadi malam kejadian, ” sambung Sulaiman.

Terkahir, dikatakan Sulaiman jika saat kejadian, mereka tidak menyangka jika kejadian, diduga dilakukan almarhum Indra Gunawan. Dikatakannya, hal itu karena begitu didapati warga dengan kondisi mengenaskan, Yusiana malah meminta warga untuk menyelamatkan suaminya yang berada di dalam kamar tidur mereka. Namun karena melihat pisau yang masih menancap pada perut almarhum Indra Gunawan, dikatakan Sulaiman tidak ada warga yang berani menyentuh, hingga akhirnya Polisi datang ke lokasi kejadian.

“Isterinya yang masih sadar, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Haji Medan. Sementara jenazah suaminya, dibawa Polisi ke Rumah Sakit Brimob. Namun katanya tadi jenazah si suaminya sudah diambil oleh keluarganya lalu dikubur, ” tandas Sulaiman.(ain/rpg)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top