Universitas Haluoleo Kelola Kebun Raya Berkonsep Edu Eco Tourism – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Edukasi

Universitas Haluoleo Kelola Kebun Raya Berkonsep Edu Eco Tourism

KENDARINEWS.COM, KENDARI– Kebun Raya Universitas Halu Oleo (UHO) dijadwalkan pra launching tanggal 23 Maret (hari Ini) di Kampus Baru Anduonohu. Kebun yang berkonsep Edu Eco Tourism ini, diharapkan dapat menjadi model pengelolaan Kebun Raya yang dikelola oleh universitas di Indonesia.

1-Gambar Penyelesaian Titian di Kebun Raya (2)

Selain pejabat daerah, rencananya pra launching turut disaksikan Menristek Dikti, H. Muhammad Nasir, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain, serta Megawati Soekarno Putri selaku Pembina dan Pelindung Kebun Raya Indonesia.

“Kebun Raya UHO ini mengusung tema Tumbuhan Endemik Sulawesi dengan visi menjadi Kebun Raya universiats terkemuka di dunia dalam bidang konservasi, pendidikan, dan penelitian tumbuhan endemik Sulawesi. Tentu dengan brand UHO BISA JAGAD KITA,” ungkap Rektor UHO, Prof. H. Usman Rianse.

BACA JUGA :  Siapa Bupati Muna Terpilih? Tunggu ini...

Dirinya berharap Kebun Raya yang pertama dikelola oleh universitas di Indonesia ini, dapat menjadi salah satu pusat keunggulan di INdonesia dan dunia. Dengan berkunjung di Kebun Raya UHO dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus tempat wisata pendidikan karena Kebun Raya UHO mengusung konsep Edu Eco Tourism.

Sekretaris UPT. Kebun Ilmu Hayati, Zulfikar, SP, MP. menerangkan, ini merupakan awal dari rangkaian pembangunan berkala Kebun Raya yang terdiri atas 3 tahapan. Masterplan KR telah disusun dengan sedemikian rupa, yang nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi civitas akademika UHO secara internal maupun masyarakat luas.

BACA JUGA :  Bukan Lagi ISL, Inilah Nama Laga Sepakbola Indonesia yang Baru

“Kebun Raya harus memiliki 1 ikon sebagai penciri dan identitasnya, dengan ketentuan merupakan jenis tumbuhan lokal danendemik, langka juga punya manfaat ekonomi untuk masyarakat setempat. Nah dari kriteria itu, kami mengusulkan Macadamia atau dengan nama latin Lasjia hildebrandii sebagai Kebun Raya UHO,” ujarnya.

Berdasarkan Masterplan yang telah ada, nantinya akan dibangun beberapa titik yang meliputi gerbang utama, bangunan utama, area pembibitan, area kompos dan gudang atau bengkel, taman Anggrek Sulawesi, landmark kebun UHO, taman Sagu serta arboretum yang merupakan taman botani yang mengoleksi pepohonan dengan tanda pengenal,” terang Zulfikar.

BACA JUGA :  Pengemis yang Membawa Bayi dan Anak di Bawah Umur Akan Ditangkap

“Ini bakal dibuka demi kepentingan wisata-edukasi yang sehat dan nyaman karena menyediakan sarana penelitian dan pendidikan di bidang konservasi tumbuhan endemik Sulawesi. Selain itu, kualitas lingkungan kampus pun akan terjaga. Namun secara luas, hubungan dengan badan konservasi lainnya pun akan semakin terbina, baik itu dalam Indonesia maupun dengan pihak luar negeri. Dan kerjasama dengan Botanical Garden Of Podova di Italia pun sudah kita bangun,” tandasnya. (p9/b)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top