OJK Siapkan Penyidik, Optimalkan Perlindungan Konsumen – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Ekonomi & Bisnis

OJK Siapkan Penyidik, Optimalkan Perlindungan Konsumen

KENDARINEWS.COM, KENDARI– Dalam rangka melindungi konsumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus maksimalkan perannya dalam pengawasan industri jasa keuangan. Tidak tanggung-tanggung, OJK bahkan memiliki penyidik untuk menangani kasus pidana bila terjadi pelanggaran.

1-Ilustarsi OJK

OJK memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan, penangkapan dan penahanan. Namun, penyidik OJK baru ada di tingkat pusat, sehingga kalau ada kasus pidana dalam industri jasa keuangan daerah, pihak OJK dapat meminta penyidik pusat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Ketua OJK Sultra, Widodo mengatakan, penyidik-penyidik yang digunakan OJK berasal dari unsur kepolisian yang diperbantukan. Dalam arti mereka adalah polisi aktif yang diperbantukan sehingga masih memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan, penangkapan dan penahanan, sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA :  Penjualan Naik, Laba Bersih Kimia Farma Turun

“Dengan demikian, OJK juga memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan terhadap tindak pidana keuangan. Tindak pidana yang kami maksudkan adalah tindakan menggunakan industri jasa keuangan sebagai media untuk melakukan kejahatan. Misalnya, menggunakan bank tertentu sebagai tempat untuk melakukan money loundry,” ungkapnya.

Widodo juga menyampaikan, adanya penyidik dalam internal OJK, kalau ada kasus tindak pidana dalam bidang keuangan, maka diselesaikan secara internal. Dengan demikian, kasus tersebut bisa langsung dilanjutkan oleh jaksa kemudian diteruskan ke pengadilan. Hanya saja ketentuan tersebut berlaku untuk kasus-kasus tindak pidana yang ditemukan OJK dalam melakukan tugas pengawasan.

BACA JUGA :  Siapa Pengganti Badrodin Haiti?

“Kalau kasus tersebut kami temukan sendiri, dalam proses pengawasan itu dapat kami selesaikan dengan melibatkan penyidikan OJK di tingkat pusat. Namun kalau kasus tersebut dilaporkan sendiri oleh masyarakat kepada pihak kepolisian yang ada disini, maka kami bekerjasama dengan kepolisian yang ada disini tanpa melibatkan penyidik dari OJK Pusat,” jelasnya.

Artinya, kalau kasus pidana keuangan itu sudah dilaporkan masyarakat, maka OJK tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Olehnya itu, posisi OJK dalam kasus yang demikian hanya diminta keterangan sebagai saksi ahli. “Tapi kalau kasus tersebut kami yang temukan duluan maka penyidikan OJK yang digunakan untuk menyelesaikan kasus,” pungkasnya. (myu/b)

BACA JUGA :  Kocok Ulang Kabinet Kerja Jilid II Di Depan Mata, Ini Bocorannya

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top