Bawaslu RI Turun Lapangan Pantau PSU Muna – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Bawaslu RI Turun Lapangan Pantau PSU Muna

KENDARINEWS.COM, RAHA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terjun langsung ke Muna memantau pelaksanaan PSU di daerah tersebut. Mereka bakal memastikan PSU berlangsung jujur, adil, dan rahasia.

1-PSu

Bawaslu akan memperketat proses pengawasan dengan melibatkan semua pihak, mulai Bawaslu RI, Bawaslu Sultra, Panwaslu Muna, Panwascam dan PPL. Komisioner Bawaslu RI, Nasrullah mengatakan, tidak boleh lagi ada pemilih baru. Ini adalah PSU, yang memilih harus tetap sama dengan dengan daftar pemilih sebelumnya. Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan jika memang ada proses perbaikan pada data pemilih, terutama pengurangan daftar pemilih tetap (DPT).

BACA JUGA :  Soal Pelanggaran PT VDNI, Begini Kata Menteri Ignasius

Tujuannya untuk menunjukan proses kompetisi yang benar-benar valid, sehingga harus memunculkan data pemilih yang akurat dan menghadirkan pengawasan yang lebih melekat. “Bawaslu punya strategi sendiri, yang tentunya tidak kami publis terkait dengan pola pengawasan,” ujarnya.

Namun, kata dia, pihaknya tetap mengingatkan seluruh pihak agar tidak mencoba bermain dengan memanfaatkan cara yang ilegal. Jika nanti terbukti ada pemanfaatan dari sisi itu, seperti praktik politik uang, bagi sembako dan sebagainya, Bawaslu tidak akan tanggung-tanggung, melaporkan ke MK. “Terserah MK memberikan pertimbangan apa. Yang jelas Bawaslu akan menyajikan data yang objektif apa adanya. Kami diminta untuk melakukan pengawasan. Jika ada yang berbuat curang, bisa saja MK mendiskualifikasi pasangan calon tertentu,” terangnya.

BACA JUGA :  Dugaan Suap Pilkada Buton, Umar Samiun: Saya Justru Korban Pemerasan

Menurutnya, partisipasi masyarakat cukup bagus karena bisa saling mengoreksi. Mereka betul-betul ingin melahirkan proses PSU yang berjalan baik. “Kalau saya melihat pola pengawasan masyarakat yang saling mendeteksi, memfilter betul-betul yang masuk, itu sangat positif. Artinya mereka saling menjaga basis konstituen. Menjaga agar mereka tidak disalahkan di kemudian hari,” katanya.

“Mungkin pengawas TPS kami nanti diperankan oleh PPL atau siapapun. Pengawas TPS harus lebih fleksibel. Pengawasan yang paling utama ketika PSU berlangsung adalah saat pemilih masuk. Kalau ada yang dicurigai, maka bisa dimintai KTP. Kita punya strategi nanti, kenapa patut dimintai KTP, karena memang ada yang dipertimbangkan,” jelasnya.(had/Hel)

BACA JUGA :  Cari Wakil untuk Maju di Pilwali 2017, Derik Tunggu Hasil Survei

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top