Pemerintah Gagal Tambah Kuota Haji 2016 – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Pemerintah Gagal Tambah Kuota Haji 2016

Menag Lukman Hakim S

Menag Lukman Hakim S

KENDARINEWS.COM,KENDARI—Pemerintah Indonesia tampaknya gagal menagih janji Pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota haji tahun ini. Alasannya, kuota haji tahun ini untuk semua negara ditetapkan sama dengan tahun 2015.  “Mengenai kuota, secara prinsip, pemerintah Saudi memberlakukan kuota tahun ini sama. Tidak hanya Indonesia, tapi semua negara,” tutur Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (16/3/2016).

Dengan kata lain, kuota jamaah haji Indonesia masih sebesar 168.800 orang. Hal itu karena pemerintah Saudi yang memberlakukan pemotongan kuota haji 20 persen bagi Indonesia.  Pemotongan kuota 20 persen ini masih berlaku lantaran perluasan Masjidilharam masih belum rampung. Bahkan, diperkirakan saat pelaksanaan ibadah haji September nanti, renovasi masih berjalan.  “Memang masih dalam proses renovasi. Sudah ada perubahan memang, ada bagian yang sudah lebih luas. Tapi masih ada yg masih berproses,” ungkapnya.

Disinggung soal tambahan 10 ribu kuota yang dijanjikan Saudi sebelumnya, Lukman tidak bisa berkata banyak. Lukman hanya mengatakan, pemerintah Saudi sangat memerhatikan dengan baik soal tambahan kuota ini.

Saat ini, pemerintah Saudi tengah melakukan pendalaman secara serius. “Sudah ada pembicaraan serius saya dengan mereka. Intinya mereka memerhatikan ini dengan sangat serius,” ujar Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Selain soal kuota, pertemuan dengan pihak Saudi, Lukman juga meminta adanya perbaikan fasilitas di Arafah dan Mina. Untuk Arafah, Lukman berharap ada perbaikan soal kualitas tenda jemaah haji.  Pasalnya, tahun lalu tenda jemaah haji Indonesia ambruk lantaran terpaan angin. “Kita juga minta agar pasokan listrik lebih besar. Sementara di Mina, kami minta segera ditingkatkan tenda di sana. Karena kalau Mina diperluas kan menyalahi syariat,” tutur Lukman. (JPG)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top