Siap-Siap!! Juni, PLN Jadwalkan Cabut Subsidi 18 Juta Pelanggan – Kendari Pos –
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

Siap-Siap!! Juni, PLN Jadwalkan Cabut Subsidi 18 Juta Pelanggan

19649_17330_19117_16795_11274_9519_sip-listrik

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – PT PLN segera menyelesaikan verifikasi data pelanggan golongan 900 VA yang dinilai TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) tidak layak mendapatkan subsidi. Rencananya, akhir bulan ini, proses tersebut selesai. BUMN listrik itu yakin bersih-bersih pelanggan bisa dilakukan pada Juni.

Dirut PLN Sofyan Basyir mengakui, semua prosesnya sudah hampir selesai. Mengenai yang layak mendapat subsidi dan tidak, lebih baik proses verifikasi ditunggu benar-benar rampung. ’’Akhir bulan ini akan selesai. Tunggu saja,’’ katanya.

Setelah itu, data yang didapat akan diserahkan kepada Kementerian ESDM. Berangkat dari data tersebut, Ditjen Ketenagalistrikan bisa menentukan pencabutan subsidi bisa dilakukan atau tidak. Sofyan yakin target yang diberikan Presiden Joko Widodo bahwa proses kenaikan tarif dilakukan Juni tidak meleset.

’’Ya, bisa sesuai rencana,’’ terangnya. Saat ini harga listrik 900 VA adalah Rp600 per kWh. Sementara itu, harga tarif dasar listrik normal untuk rumah tangga Rp1.355,29 per kWh. Setelah pencabutan subsidi berlaku, pengguna daya 900 VA bisa memilih tetap atau beralih ke lebih tinggi.

Sementara itu, Dirjen Listrik Kementerian ESDM Jarman sempat mengungkapkan bahwa yang berhak menerima listrik 900 VA harga subsidi hanya 4 jutaan pelanggan. Data tersebut diambil dari verifikasi 22 juta pelanggan yang dicocokkan dengan input milik TNP2K.

’’Sekitar 18 juta pelanggan tidak layak mendapat subsidi,’’ tuturnya. Sebelumnya, Kementerian ESDM memang mencurigai adanya kebocoran subsidi. Asumsi itu benar karena tim kementerian menemukan fakta bahwa banyak pelanggan 900 VA yang memiliki mobil, motor berlebih, sampai fisik rumah mewah.

Diperkirakan, penghematan dari mencabut subsidi untuk pelanggan 900 VA bisa mencapai Rp28 triliun. Meski demikian, sebelum program pencabutan subsidi tersebut dilakukan, data itu masih bisa berubah. Caranya, warga miskin bisa melapor ke TNP2K untuk mendapatkan subsidi.

’’Data yang masuk akan diverifikasi. Kalau layak dapat subsidi, akan diberikan,’’ jelasnya. Semangat untuk menertibkan penerima subsidi tersebut tidak akan mengenai usaha kecil dan menengah. Begitu pula pelanggan 450 VA. Pemerintah memutuskan semuanya tetap bisa menikmati tarif subsidi.

Selama ini, PLN memberikan tarif listrik subsidi kepada 47,7 juta rumah tangga. Angka itu merupakan gabungan dari pelanggan PLN golongan 450 VA dan 900 VA. Dari jumlah tersebut, 23 juta pelanggan sebenarnya diyakini tidak layak untuk mendapatkan subsidi. Namun, yang digarap terlebih dulu adalah pelanggan 900 VA.(dim/c20/oki)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top