Anak Buah Aung San Suu Kyi Jadi Presiden Myanmar – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Internasional

Anak Buah Aung San Suu Kyi Jadi Presiden Myanmar

Htin Kyaw

Htin Kyaw

KENDARINEWS.COM, NAYPYIDAW – Akhirnya presiden sipil berkuasa di Myanmar. Selasa (15/3/2016), parlemen memilih Htin Kyaw sebagai presiden. Ajudan sekaligus sahabat Aung San Suu Kyi itu pun segera memimpin negara yang selama bertahun-tahun dikuasai junta militer tersebut. Upacara pelantikan presiden bakal berlangsung pada 30 Maret mendatang.

”Ini kemenangan Aung San Suu Kyi. Terima kasih,” ujar Htin dalam pidato kemenangannya di hadapan media.

Kalimat itu makin menegaskan spekulasi bahwa Suu Kyi lah yang secara de facto menjabat sebagai presiden. Namun, karena terhalang konstitusi bentukan junta militer, ikon demokrasi Myanmar tersebut harus menempatkan seseorang sebagai ”wayang”nya di kursi presiden.

Kemarin, Htin meraup 360 dukungan dari total 652 suara yang masuk dalam voting parlemen. Begitu hasil penghitungan suara manual usai dan politikus 69 tahun itu keluar sebagai pemenang, tepuk tangan dan sorak-sorai langsung pecah di gedung parlemen. Htin akan resmi menggantikan Thein Sein sebagai presiden sipil pertama sepanjang sejarah Myanmar.

Zin Mar Aung, anggota parlemen dari NLD, mengaku terharu dengan kemenangan Htin. Itu karena pada akhirnya, suara rakyat sipil bisa mengungguli dominasi junta militer dan mereka yang haus kekuasaan. Pada 1990 lalu, NLD sudah sangat dekat dengan kekuasaan. Tapi, junta militer lantas membatalkan kemenangan partai yang dipimpin Suu Kyi tersebut secara sepihak.

”Ini buah manis upaya dan kerja keras kami sejak sekitar 20 tahun lalu,” ujar Zin yang terlibat dalam unjuk rasa antijunta pada 1988 lalu. Sebagai mantan tahanan politik pada era junta, dia menganggap kemenangan Htin sebagai kemenangan bersejarah. Kini, Myanmar akan bisa menorehkan kisahnya sebagai negara demokratis di bawah komando presiden sipil.

Kemenangan Htin yang adalah kemenangan Suu Kyi dan Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) itu juga kebahagiaan rakyat. Kemarin, euforia tidak hanya melingkupi gedung parlemen yang didominasi politisi NLD, tapi juga di seluruh penjuru negeri. Warga sipil merayakan kemenangan demokrasi di sudut-sudut jalan. Kota Yangon pun riuh-rendah oleh tawa dan sorak-sorai masyarakat.

”Dia dipilih oleh Mother Suu (Suu Kyi). Kini, dia menjadi presiden kami. Dia akan menjadi presiden yang baik karena sudah terbiasa bekerja sama dengan Mother Suu,” ujar Daw Mya, seorang penjual sayur di Yangon. Meski tidak populer di kancah internasional, citra Htin di dalam negeri sangat positif. Itu karena sang ayah yang seorang penulis legendaris Myanmar juga merupakan tokoh NLD.

Selain menetapkan Htin sebagai presiden, parlemen juga menetapkan dua wakil presiden. Secara otomatis, dua kandidat presiden selain Htin langsung menyandang jabatan sebagai wakil presiden. Mereka adalah Henry Van Thio, politikus dari etnis Chin, dan Jenderal (purnawirawan) Myint Swe. Saat ini, Myint yang merupakan kandidat dari kubu militer masih berada dalam daftar cekal Amerika Serikat (AS).

Sembari menunggu pelantikannya, Htin bakal sibuk melakukan negosiasi dengan banyak pihak. Suami Su Su Lwin, politikus NLD, itu akan mulai merancang kabinet baru Myanmar. Dia menargetkan kabinetnya terbentuk pada akhir bulan. Sesuai saran Suu Kyi tentang rekonsiliasi, dia berniat melibatkan tokoh dan politisi dari berbagai latar belakang politik.

Selain itu, Htin juga akan memangkas jumlah menteri dalam kabinetnya. Menurut rencana, dia akan menggabungkan beberapa kementerian yang memiliki tanggung jawab mirip atau bahkan sama persis, menjadi satu. Tapi, dia harus tetap menjaga hubungan baik dengan militer. Bagaimanapun, tokoh-tokoh militer masih memegang peranan penting dalam pemerintahan.

Para pengamat meramalkan, kabinet Htin akan memasukkan unsur militer dalam Kementerian Pertahanan dan Kementerian Urusan Perbatasan. Itu karena pemerintahan baru akan tetap dihadapkan pada persoalan-persoalan klasik seperti konflik sektarian dan perseteruan etnis. Maka, kehadiran sosok militer dalam kabinet akan memperkuat pemerintahann Htin.(afp/reuters/hep)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top