Mendagri: Ada Daerah Anggarannya Habis untuk Belanja Pegawai – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Mendagri: Ada Daerah Anggarannya Habis untuk Belanja Pegawai

KENDARINEWS.COM,KENDARI—Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta para kepala daerah merubah cara kerja lama, yang menyerahkan urusan pembangunan pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Menurut Tjahjo, sudah saatnya urusan pembangunan menjadi perhatian utama dan tanggung jawab para kepala daerah.

“‎Kepala daerah harus jadi panglima pembangunan daerah. Mereka secara periodik dua bulan sekali minimal harus paparan ke SKPD. (Gubernur) juga termasuk ke bupati wali kota, harus terintegrasi. Bukan hanya membangun wilayah, namun juga perbatasan harus diperhatikan,” ujar Tjahjo pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Regional Kalimantan, Jumat (11/3/2016).

BACA JUGA :  Dugaan Suap Pilkada Buton, Umar Samiun: Saya Justru Korban Pemerasan

Tjahjo mengungkapkan harapannya, karena saat ini, masih ada kabupaten/kota yang 91 persen anggarannya habis untuk belanja pegawai. Kondisi ini sangat disayangkan, sebab dengan demikian hanya 9 persen anggaran dari APBD yang dapat digunakan untuk pembangunan.

“‎Ada kabupaten kota yang 91 persen anggarannya untuk belanja pegawai,” ujarnya.

Menghadapi kondisi yang ada, pemerintah pusat kata Tjahjo, akan mencoba mengambil langkah-langkah taktis. Misalnya terkait utang pemerintah kabupaten/kota untuk kepentingan pusat, maka akan ditalangi oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA :  Jelang Lomba, Rio Perbanyak Salat Malam

‎”Kami diskusi panjang dengan Presiden Jokowi dan Pak JK (Jusuf Kalla,red). Diusulkan, utang kabupaten/kota untuk kepentingan pusat, akan ditalangi pusat. Utang PDAM sampai triliunan, nanti menghambat kebutuhan air bersih. Nanti tutup dari anggaran subsidi BBM,” ujar Tjahjo.(jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top