Lagi, Pengedar Sabu Dibekuk – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Lagi, Pengedar Sabu Dibekuk

KENDARINEWS.COM, KENDARI– Operasi bersandi Quick Wins untuk menangkap pengedar Narkoba berhasil mengamankan 20 tersangka. Dari situ, 100 gram sabu-sabu disita sebagai barang bukti. Terbaru, polisi kembali membekuk satu lagi pelaku pengedar Narkoba berinisial RK alias RR pada Rabu (9/3) lalu sekitar pukul 23.00 Wita di Jalan Flamboyan, Kelurahan Kadia.

1-Kabid Humas Polda Sultra saat menggelar konfresnsi pers. egi (5)

Dalam penangkapan itu polisi berhasil mengamankan 21 paket sabu siap edar seberat 19 gram beserta uang Rp 14,4 juta dan beberapa barang bukti lainnya.  RR yang berusia 42 tahun itu ditangkap karena diketahui akan transaksi jual beli sabu-sabu oleh aparat Ditresnarkoba Polda Sultra.

BACA JUGA :  Pemkab Kolut Usul 50 Unit Rusus

“Barang bukti itu disimpan dalam kamar tersangka pada sebuah tas berwarna biru. Kami juga menemukan barang bukti lainnya yang ada kaitannya dengan paket narkotika jenis sabu,” beber Kabidhumas Polda Sultra, AKBP Sunarto didampingi Kasubdit II Ditresnarkoba, AKBP Abdul Kadir selaku pemimpin operasi penangkapan, Kamis (10/3).

Diketahui, pelaku telah 3 bulan mengedarkan Narkoba. Untuk 10 hari pertama, pelaku menjual 10 paket sabu dengan berat 10 gram. 10 hari kedua pelaku mengedarkan 20 paket sabu seberat 15 gram. Sementara 10 hari terakhir sebelum penangkapan pelaku berhasil mendatangkan 10 paket sabu 20 gram, namun baru terjual 1 paket,” rinci Sunarto.

BACA JUGA :  Diputus PSU, Ada yang Kecewa. Adapula Alhamdulillah

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku ditahan di Rutan Polda Sultra. RR terancam pidana 20 tahun penjara. “Memang ini jaringan dari Makassar, Sulawesi Selatan,” timpal AKBP Abdul Kadir dalam keterangan pers tersebut.

Sementara itu RR beralasan, ia melakoni pekerjaan sebagai pengedar Narkoba karena desakan ekonomi. Awalnya ia seorang penjual kerajinan keramik. “Awalnya hanya pakai dulu, setelah itu jadi pengedar. Untuk biaya hidup juga. Kalau uang yang diamankan polisi itu memang belum sempat digunakan dan ditransfer,” katanya, kemarin. (c/egy)

BACA JUGA :  Wow, 2 Bulan RSUD Bombana Rawat 75 Pasien DBD

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top