Bayi Kembar Menggemaskan, Ini Nama Keempatnya – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Bayi Kembar Menggemaskan, Ini Nama Keempatnya

KENDARINEWS.COM, KENDARI-Kondisi bayi perempuan kembar 4 yang lahir melalui operasi caesar di Rumah Sakit Umum (RSU) Bahteramas, Senin (7/3) siang lalu mulai membaik. Meskipun masih mendapat perawatan intensif di ruang PICU-NICU, namun kondisi bayi berangsur-angsur normal.

kp kembar empat

Hanya saja, ke-empat bayi ini belum bisa dibawa ke ruang perawatan. Kondisi bayi yang lahir prematur itu sangat resisten terhadap bakteri dan kuman.

Sementara sang ibu, Riana Fiudin (24), masih terbaring lemah. Kondisi fisiknya belum fit selepas menjalani operasi 3 hari lalu. Infus yang terpasang di lengan kanannya, baru dilepas. Untuk melakukan aktivitas, ia butuh bantuan keluarganya. Bahkan untuk melihat bayi-nya, masih dipapah. Jarak ruang perawatan dan PICU-NICU cukup jauh.

kp kembar empat (2)

Saat Kendari Pos menjenguknya, ia agak keberatan. Pihak keluarga mengaku trauma lantaran beredar kabar bahwa keluarganya meminta tarif hanya untuk memfoto bayi-bayi mereka. Namun, setelah dijelaskan dengan baik, wanita yang beralamat di Ambaepua, Kecamatan Ranomeeto ini setuju berbagi cerita, meski ia diwakilkan kakak iparnya, Serli (Kakak Suaminya).

kp bayi kembar empat

“Saya kaget, kok tiba-tiba ada berita yang bilang kami meminta uang. Itu tidak benar. Sebenarnya, kondisi adik saya saat itu yang sangat lemah. Makanya, keluarga meminta agar diwawancaranya ditunda dulu. Nanti setelah kondisinya berangsur baik, baru bisa wawancara. Tapi yang justru kami dengar sebaliknya. Makanya, saat ada wartawan datang kami kompak katakan tidak tahu,” beber Serli.

kembar2

Kendari Pos juga diizinkan melihat sang bayi. Asalkan sang suami, Habil memberikan izin termasuk peanggungjawab ruang PICU-NICU. Sebelum menuju ruang perawatan bayi, ia sempat menyebutkan ke-4 nama buah hatinya. “Karena ini anugerah, maka saat pemberian nama, semua anggota keluarga memberi sumbangsih nama. Mulai kakek, nenek, paman dan anggota keluarga lainnya,” kisah wanita muda ini.

Setelah berembuk, bayi paling sulung yang beratnya 1,9 kg diberinama Afifa Naila, yang kedua Aida Alfiyah, yang ketiga Afira Zahra dan yang paling kecil 1,65 kg atau si bungsu diberi nama Aliya Jazila.

ibukembar

Kasubag Humas RSUD Bahteramas, Hj Masyita sangat membantu mengurus izin dari penanggung jawab ruangan. Dalam ruang PICU-NICU, tampak jejeran bayi dalam incubator. Cukup sulit untuk mengenal mana bayi yang dimaksud. Apalagi kondisi dan fisik bayi hampir sama. Empat 4 bayi ini tidak ditempatkan secara berurut. Hanya diberikan kode tertentu sehingga cuma perawat yang mengenali.

Raut wajah Serli tampak sumringah. Apalagi ini kali pertama ia melihat ke-4 ponakannya pasca dilahirkan. Sebab saat dilahirkan, ke-empat bayi itu langsung dibawa ke ruang PICU-NICU. Hanya orang tertentu saja yang dizinkan masuk. Jangankan Serli, orang tua dan mertua adiknya saja tidak diperkenankan. Yang bisa diperkenankan masuk hanya sang Ayah. Sekitar 15 menit, perawat jaga telah meminta keluarga bayi untuk keluar ruangan. Waktu kunjungan dianggap sudah selesai. Bila terlalu lama, mereka khawatir bayi bisa terisistensi bakteri. Hal ini untuk memastikan kondisi ruangan benar-benar steril.

Kasubag Humas RSUD Bahteramas, Hj Masyita mengatakan, berdasarkan hasil konsultasi dengan penanggung jawab ruangan kondisi ke-4 bayi sudah mulai sehat. Namun tetap butuh perawatan intensif. Sebab menurut dokter yang menanganinya, bayi-bayi ini hanya kekurangan ASI. Kondisi ibunya yang belum fit karena masih stres selepas operasi, sehingga produksi susu ibu masih kurang. Makanya, diperlukan donatur ASI.

“Beberapa hari lalu ada ibu yang mau menjadi donator. Namun saat ini, sudah tidak lagi. Makanya, kalau ada yang mau menolong, bisa segera ke RSUD. Hanya saja, harus ada persyaratannya. Sebab ASI yang cocok dikomsumsi hanya ibu yang baru melahirkan. Bila ibu yang bayinya sudah lebih dari satu tahun, komposisi protein dalam ASI-nya tidak seperti Ibu yang baru lahir,” pungkasnya.(mal)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top