Utang di PPIP, Menkeu Apresiasi Gubernur Sultra – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Utang di PPIP, Menkeu Apresiasi Gubernur Sultra

Gubernur Nur Alam, saat menyampaikan materi pada diskusi pada HUT ke 7 PT SMI, Selasa (8/3/2016)

Gubernur Nur Alam, saat menyampaikan materi pada diskusi pada HUT ke 7 PT SMI, Selasa (8/3/2016)

KENDARINEWS.COM,KENDARI–Langkah Gubernur Nur Alam meminjam dana di Pusat Pembiayaan Investasi Pemerintah (PPIP) tujuh tahun lalu mendapat apresiasi dari Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Bambang Permadi Soematri Brojonegoro. Langkah itu merupakan terobosan cerdas dalam melaksanakan pembangunan, sehingga ada percepatan dan masyarakat segera memperoleh aspek manfaat dari kegiatan pembangunan yang dilakukan pemerintah.

“Pak Gubernur Sultra yang membangun rumah sakit umum dengan menggunakan dana pinjaman telah memperoleh manfaat peminjaman itu untuk daerah dan masyarakatnya. Ada keuntungan dari sisi waktu dan manfaat pembangunan yang segera dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Menkeu Bambang, saat tampil sebagai pembicara kunci pada hari jadi tujuh tahun PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) di ballroom salah satu hotel ternama di Jakarta, Indonesia, Selasa (8/3/2016). PT SMI merupakan nama badan hukum dari PPIP. Nama PT SMI ini pun nantinya oleh Menkeu disebutkan akan menjadi Indonesia Development Bank.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra: Instruktur Sudah Berpengalaman Tangani Bahan Peledak

Disebutkan, kalau pak Gubernur Sultra tidak melakukan peminjaman, maka dia harus menyisir ABPDnya untuk melihat apa bisa segera membangun, sementara di sisi lain banyak kebutuhan untuk prioritas pembangunan lainnya yang akan berakibat pada waktu realisasi pembangunan rumah sakit yang lama. Demikian juga bila gubernur menunggu dana dari APBN, maka dia akan bersaing dengan 33 gubernur lainnya di Indonesia yang juga membutuhkan dana pembangunan.

“Jadi ada percepatan pembangunan yang manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara, Gubernur Nur Alam yang tampil sebagai salah seorang nara sumber dalam diskusi yang berlangsung pada kegiatan tersebut mengakui dia merupakan gubernur pertama di Indonesia yang memanfaatkan fasilitas dari SMI, sehingga selalu menjadi referensi bagi daerah lainnya yang ingin memanfaatkan dana serupa. “Ada tiga hal yang saya rasakan selama tujuh tahun bersama dengan SMI yakni, fasilitasnya cepat, murah dan mudah. Cepat dalam semua aspek, dari mulai pengurusan, bisa mempercepat pembangunan infratruktur, bisa mempercepat pelayanan,” katanya.

BACA JUGA :  Baharuddin-La Pili Menang Dua Kali, MK...

Keterbatasan pembiayaan pembangunan baik dari APBD dan APBN yang ke daerah, lanjut gubernur, menyebabkan pembangunan sarana dan prasarana strategis di daerah berlangsung lama dan berdampak tingginya biaya pembangunan mengingat eskalasi harga pasar yang meningkat tajam setian tahunnya. Masyarakat pun akan lama memperoleh aspek manfaat dari kegiatan pembangunan yang dilakukan pemerintah.

BACA JUGA :  KPK Didesak Tuntaskan Kasus Suap Umar Samiun

“Sebelum menjadi gubernur, rumah sakit yang ada di daerah saya dibangun sebelum saya lahir dan kondisinya sudah tak layak. Pertama menjabat pun PAD yang dihasilkannya hanya Rp 5 milyar pertahun, namun begitu dibangun yang baru memanfaatkan pinjaman dari SMI, kondisi Rumah Sakit menjadi layak dan PADnya juga naik menjadi Rp 60 Milyar atau ada kenaikan 12 kali lipat. Masyarakat pun dapat segera memperoleh aspek manfaat dari pembangunan rumah sakit tersebut,” kata Nur Alam.

Menariknya pada kesempatan itu Gubernur Nur Alam juga meminta kepada Menteri Keuangan untuk memberi dukungan kepada daerah yang berhasil memanfaatkan dana pinjaman agar diberi tambahan anggaran agar dapat membantu pembayaran utang. (yogi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top