Mendung Bakal Tutupi Gerhana Matahari, Hanya Dua Titik yang Cerah – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

Mendung Bakal Tutupi Gerhana Matahari, Hanya Dua Titik yang Cerah

080142_402574_ilustrasi_gmt

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Berbagai elemen masyarakat pun bersiap untuk menyambut gerhana matahari total (GMT) dengan cara masing-masing. Mulai dari salat gerhana hingga sejumlah aktivitas adat di daerah. Khususnya, di daerah-daerah yang menjadi jalur GMT dan bisa menyaksikannya 100 persen.

Antusiasme masyarakat menyambut GMT lusa begitu besar. Namun bisa jadi antusiasme besar itu, juga bakal menjadi kekecewaan massal. Pasalnya dari delapan lokasi pemantauan GMT, diperkirakan hanya di dua titik saja yang cuacanya mendukung. Selebihnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi langit penuh awan.

BACA JUGA :  Beli Wakatobi, Dapat Buton dan Sulawesi Tenggara

Dari sisi cuaca, kedatangan GMT tahun ini  memang kurang pas. Sebab datang di saat Indonesia memasuki musim basah. Sehingga banyak lokasi yang langitnya, meskipun pagi hari, banyak gumpalan-gumpalan awan. Berbeda ketika GMT terjadi di musim kering, potensi tertutup awan sangat kecil. Karena setiap hari langit cerah.

Kepala Sub-Bidang Informasi BMKG Harry Tirto Djatmiko mengatakan mereka memetakan prakiraan cuaca saat GMT di delapan lokasi. Yakni di Bengkulu, Palembang, Tanjung PAndan, Pangkalan Bun, Palangka Raya, Balikpapan, Ternate, dan Palu.

BACA JUGA :  Kata Wasekjen: Ada yang Adu Domba Permusi dengan PPP

’’Dari semuanya itu hanya dua titik yang ideal untuk pengamatan GMT,’’ katanya. Kedua titik itu adalah di Tanjung Pandan dan Ternate. Sebab di kedua lokasi ini, diperkirakan hanya 25 persen langitnya yang bakal tertutup awan.

Sementara itu di Palembang, Pangkalan Bun, Balikpapan, dan Palu kemungkinan 50 persen turtutup awan. Sedangkan di Bengkulu dan Palangka Raya, kemungkinan tertutup 75 persen. Harry mengatakan setiap 30 menit BMKG selalu memperbaharui data prakiraan cuacanya. (byu/wan)

BACA JUGA :  Profesor Jangkung Pembina Ahli Indonesia

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top