Dua Anggota KPU Konut Dipecat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Dua Anggota KPU Konut Dipecat

YTY

KENDARINEWS.COM,KENDARI—-Dua anggota KPU Konawe Utara (Konut) dipecat. Mereka adalah Perdin dan Muharram. Pemecatan dua anggota KPU Konut itu disampaikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada sidang kode etik yang digelar di Jakarta, Selasa(1/3/2016). Selain memecat Perdin dan Muharram, DKPP memberikan teguran keras kepada Marwati (Ketua KPU Konut), Masmuddin (anggota), Abdul Malik (anggota) dan Untung Muhayas (Sekretaris KPU).

Dalam sidang tersebut, majelis hakim DKPP memutuskan Perdin dan Muharram terbukti melanggar kode etik selama penyelenggaraan Pilkada serentak 2015. Marwati, Masmuddin, Abdul Malik dan Untung Muhayas dianggap lalai dalam melaksanakan tugas. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua DKPP, Jimly Assidiqie.

BACA JUGA :  Telepon Panglima TNI, Urusan Langsung Beres

“Menjatuhkan pemberhentian tetap kepada teradu II atas nama Perdin dan Teradu III atas nama Muharam selaku anggota KPU Kabupaten Konawe Utara terhitung sejak dibacakannya putusan ini. Menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras kepada teradu I atas nama Marwati selaku ketua merangkap anggota KPU Konut, teradu IV atas nama Masmudin dan teradu V atas nama Abdul Malik selaku anggota KPU Konut terhitung sejak dibacakannya Putusan ini,” ungkap Jimly Assidiqie membacakan amar putusannya, kemarin.

“Menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras kepada pihak terkait atas nama Untung Muhayas selaku Sekretaris KPU Konut terhitung sejak dibacakannya putusan ini. Memerintahkan KPU Sultra menindaklanjuti putusan paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakannya putusan ini. Memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini,” tambah Jimly.

BACA JUGA :  Tunjangan Tambahan PNS Konsel Ditiadakan, Ini Alasannya

Pemecatan terhadap Perdin dan Muharram serta teguran keras bagi anggota KPU Konutlainnya dilakukan karena dianggap terbukti melakukan pelanggaran saat pelaksanaan Pilkada serentak 2015. Perdin dan Muharram dianggap tidak netral saat melakukan sosialisasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Konut 2015. Pengadaan bahan sosialisasi berupa brosur dan buku visi misi serta buku panduan KPPS terindikasi mendukung dan menguntungkan pasangan calon nomor urut 3 (Ruksamin-Raup, red). Panduan sosialisasi memuat gambar paku pada nomor pasangan nomor urut 3. “Hal itu dilakukan saat sosialisasi di SMA 1 Lasolo untuk sosialisasi pemilih pemula,” ujar Jimly membacakan pertimbangan putusan DKPP.

BACA JUGA :  Rakor Camat dan Desa se-Sultra Digelar di Sutan Raja Kolaka

Selain itu, adanya ajakan pada bahan sosialisasi yang dilakukan saat tahapan Pilkada di Konut oleh kedua anggota KPU tersebut. Dengan keterangan beberapa saksi yang menunjukkan bukti pelanggaran yang dilakukan oleh KPU Konut, DKPP menjatuhkan sanksi sesuai keterlibatan masing-masing teradu.(yogi/inong/kendaripos)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top