2 Fase Menegangkan Bagi Ibu Hamil – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kesehatan

2 Fase Menegangkan Bagi Ibu Hamil

pojoksulsel-ibu-hamil-ilustrasi-730x350

2 Fase Menegangkan Bagi Ibu Hamil

KENDARINEWS.COM, – MENJELANG persalinan merupakan detik-detik yang menegangkan bagi ibu hamil. Pembukaan saat persalinan menjadi patokan kapan sang bayi akan lahir.

Bagaimana mengetahuinya? Berikut penjelasan dr. Raz Fides Umi R, Sp.OG, MKes dari Rumah Sakit Siti Hajar Sidoarjo.

Proses persalinan memang kerap membuat cemas, terutama bila sudah memasuki pembukaan jalan lahir. Tentu ini yang akan dijadikan acuan kapan kelahiran akan terjadi.

Kontraksi Makin Sering

Tanda lainnya, terjadi kontraksi-kontraksi yang makin lama makin kuat.

Jika bidan atau dokter memeriksa serviks (leher rahim) ibu yang akan melahirkan, maka akan diketahui perubahan pada serviks.

Pembukaan dan pengelupasan yang lambat mungkin terjadi selama fase ini, namun itu masih normal.

Fase pembukaan itu sendiri adalah fase dimulainya proses persalinan yang biasanya ditandai dengan kontraksi rahim yang sudah intermitten (berselang) dan kontinyu, pengeluaran lendir darah dan adanya pembukaan dari mulut rahim.

BACA JUGA :  Wow, Ada 4 Anggota Dewan 'Terhormat' Malas Berkantor

Tahapan Pembukaan

Pada fase ini ada beberapa tahap bukaan yang akan dilalui oleh ibu. Ada dua fase yang akan terjadi:

1. Fase Laten

Pada fase laten yang terjadi akan berlangsung selama delapan jam. Pembukaan terjadi sangat lambat sampai mencapai ukuran diameter nol hingga tiga sentimeter dan his (mengejan) masih lemah dan jarang.

Biasanya akan merasakan kontraksi lemah yang berlangsung selama 30 detik sampai dua menit. Tapi sakitnya akan menghilang setelah itu.

Serta jarak antara kontraksi bisa antara 10-30 menit, kontraksi akan semakin kuat dengan berjalannya waktu.

2. Fase Aktif

Pada fase ini terjadi pembukaan 4-10 sentimeter. Jika kontraksi dirasa semakin kuat dan teratur, durasi kontraksi juga semakin meingkat, saatnya untuk ke rumah sakit.

BACA JUGA :  Ini Kandidat Rektor Universitas Halu Oleo

Untuk wanita yang baru merasakan kehamilan pertama kali hal itu akan terjadi selama kurang lebih 12 hingga 14 jam.

Dengan pembukaan sekitar 1,2 sentimeter per jamnya. Berbeda dengan kehamilan berikutnya pada masa pembukaan ini akan terjadi 1,5 sentimeter dan berlangsung kurang lebih enam hingga sepuluh jam lamanya.

Perbedaan yang paling bermakna ketika pembukaan satu dengan yang lain adalah semakin kontraksi itu sering durasinya semakin lama.

Biasanya pembukaan sudah semakin lebar. Maka biasanya ibu akan merasakan kram di perut yang mirip dengan kram saat awal menstruasi.

Serta jarak antara kontraksi bisa antara 10-30 menit, kontraksi akan semakin kuat dengan berjalannya waktu.

BACA JUGA :  Ternyata, Bulan April Bupati Narkoba itu Akan Menikah

2. Fase Aktif

Pada fase ini terjadi pembukaan 4-10 sentimeter. Jika kontraksi dirasa semakin kuat dan teratur, durasi kontraksi juga semakin meingkat, saatnya untuk ke rumah sakit.

Untuk wanita yang baru merasakan kehamilan pertama kali hal itu akan terjadi selama kurang lebih 12 hingga 14 jam.

Dengan pembukaan sekitar 1,2 sentimeter per jamnya. Berbeda dengan kehamilan berikutnya pada masa pembukaan ini akan terjadi 1,5 sentimeter dan berlangsung kurang lebih enam hingga sepuluh jam lamanya.

Perbedaan yang paling bermakna ketika pembukaan satu dengan yang lain adalah semakin kontraksi itu sering durasinya semakin lama.

Biasanya pembukaan sudah semakin lebar. Maka biasanya ibu akan merasakan kram di perut yang mirip dengan kram saat awal menstruasi.

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top