Pariwara
HEADLINE NEWS

Dari Lorong Menuju Teluk

FOTO: KOMAR/KENDARI POS | Anak Lorongnya Kendari, H Ishak Ismail memaparkan program unggulan saat menjadi pemateri utama diskusi publik bertajuk "Mengupas Gagasan Calon Wali Kota Kendari" yang digelar Kendari Pos, Sabtu (20/2). Kegiatan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kendari News.Com, Sawaluddin Lakawa.

FOTO: KOMAR/KENDARI POS | Anak Lorongnya Kendari, H Ishak Ismail memaparkan program unggulan saat menjadi pemateri utama diskusi publik bertajuk “Mengupas Gagasan Calon Wali Kota Kendari” yang digelar Kendari Pos, Sabtu (20/2). Kegiatan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kendari News.Com, Sawaluddin Lakawa.

KENDARINEWS.COM, KENDARI – Calon Walikota Kendari, H. Ishak Ismail memiliki gagasan brilian membangun kota Metro dimasa depan. Mengambil jargon “Anak Lorong”, dia membuat lima program unggulan yang akan direalisasikan jika terpilih nanti. Lima program dimaksud adalah ketersediaan listrik dan air bersih, pendidikan dan kesehatan, penataan lorong, penyediaan lapangan kerja dan ekonomi kreatif. Menurut Ishak, program tersebut dibuat berbasis penelitian dan data, sehingga benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Ishak Ismail sadar bahwa tidak mudah meyakinkan masyarakat Kendari yang sebagian besar sudah cerdas (berpendidikan,red). Makanya supaya tertarik, harus dibuatkan program yang benar-benar sesuai kepentingan mereka. “Meyakinkan orang cerdas harus melalui program dan cara yang cerdas pula,” ujar Ishak Ismail.

Ide dan gagasan brilian itu dikupas tuntas Ishak Ismail saat menjadi narasumber utama pada kegiatan diskusi publik bertajuk “Membangun Kota Dimulai dari Lorong” yang digelar Kendari Pos, Sabtu (20/2). Dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk didalamnya para pendukung Anak Lorong. Selain Ishak sebagai pemateri utama, ada juga dua pemateri pembanding, Direktur Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi dan Akademisi UHO, Dr. Yani Taufik. Kegiatan diskusi dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kendari News, Sawaluddin Lakawa.

FOTO: KOMAR/KENDARI POS | Anak Lorongnya Kendari, H Ishak Ismail memaparkan program unggulan saat menjadi pemateri utama diskusi publik bertajuk "Mengupas Gagasan Calon Wali Kota Kendari" yang digelar Kendari Pos, Sabtu (20/2). Kegiatan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kendari News.Com, Sawaluddin Lakawa.

Menurut Ishak, memilih lorong sebagai pijakan membangun kota bukan tanpa alasan. Bersama tim, dirinya sudah melakukan survey dan menemukan fakta bahwa 75 persen warga di Kota Kendari tinggal di lorong-lorong. Dirinya juga tahu kalau ada 784 lorong di Metro ini dengan segala problematikannya. Nah, dengan menata lorong itulah bisa menjadi jembatan menjadi Kendari Kota Teluk. “Teluk itu adalah singkatan dari Taqwa, Efisien, Lestari, Unggul dan Kondusif,” ungkapnya.

Kata Teluk, lanjut dia, merangkum beberapa program. Yakni mewujudkan peningkatan ketaqwaan dan kerukunan beragama (takwa), mewujudkan Kota Kendari yang modern dan Efisien (efisien), mewujudkan keterpaduan aspek kelestarian lingkungan dan pembangunan (lestari), Mewujudkan kota Kendari yang Unggul dan berdaya saing (unggul), dan  Menciptakan Kota Kendari aman dan kondusif. Disisi lain, Teluk Kendari sesungguhnya yang menjadi icon Kota Kendari juga berasal dari lorong.

Pria yang besar di Kota Bau-Bau tersebut juga berjanji akan membenahi berbagai pelayanan bagi masyarakat di Kota Kendari. Terutama, pembenaan pengaliran listrik yang kerap padam dan pelayanan Air besih dari PDAM yang kurang memadai. “Saya telah melakukan blusukan di warga-warga ternyata mereka mengeluhkan pelayanan PLN yang kerap melakukan pemadaman dan  pengaliaran air PDAM di rumah-rumah warga yang tidak tepat waktu,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, program unggulannya lainnya yakni jika terpilih sebagai Wali Kota akan memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi seluruh masyarakat Kota Kendari dan  membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat dengan menghadirkan investor dari luar untuk membuka perusahaan dengan demikian lowongan pekerjaan akan dibuka. Untuk meningkatkan perekomian daerah, salah satu melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.  “Program kesehatan dan pendidikan gratis sudah sering menjadi program pemerintah saat ini. Tetapi saya menilai masih banyak yang melakukan pemungutan-pemungutan liar,” imbuhnya.

Saat diskusi beberapa peserta yang hadir diberi kesempatan bertanya. Salah seorang warga, bernama Imran mengungkapkan warga kecil saat ini masih terus diresahkan dengan retribusi sampah dan PBB yang melonjak naik seribu persen. Peserta lain, Zainuddin bertanya tentang membagi kewenangan dengan SKPD. Namun semua pertanyaan itu dijawab tuntas H Ishak Ismail. Menurutnya, soal PBB jangan dipersoalkan. Kalau untuk orang miskin, dia janji akan gratiskan pembayaran PBB-nya. “Kalau orang kaya tetap harus bayar. Malah harus lebis besar mestinya,” terangnya. Soal pembagian kewenangan, dirinya memastikan tetap akan sesuai prosedur dan aturan. Hal paling penting kata dia adalah menyangkut pelayanan. Dirinya berjanji akan memangkas semua pelayanan yang bertele-tele. “Kalau bisa dipercepat pelayanannya, mengapa harus diperlambat. Ini yang akan menjadi dasar pelayanan di birokrasi nantinya,” tandasnya. (Hadrian)

1 Comment

1 Comment

  1. Kim Gamoro

    22 Feb 16 08:07 at 08:07

    Hehe..bukannya pesimis pak soal air dan listrik…tp itu rasanya hanya sebuah bualan belaka….faktanya semua yg pernah berjanji soal ini hasilnya nol besar! Banyak lagi pakuli biri menjelang pilkada

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy