Duh…Pelitnya Selangit – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Xpresi

Duh…Pelitnya Selangit

Xpresi

[dropcap]Sebagai[/dropcap] makhluk sosial, setiap individu membutuhkan individu lainnya dalam interaksi sosialnya. Seseorang tak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Saking pentingnya hubungan sosial itu, muncul pandangan bahwa saudara terdekat adalah tetangga. Artinya, hubungan sosial dalam lingkungan pergaulan sobat Xpresi kudu dijunjung tinggi.

Entah disekolahan, di kampus or dilingkungan tempat tinggalmu pasti punya teman. But, gimana yah kalo teman sendiri gak bisa menjaga keutuhan pertemanan. Diminta bantuannya, justru menolak melulu.
Ogah berbagi. Pinjam motor, alasannya bensinnya udah sakratul. Diminta pinjamin duit, jawabannya gak punya. Temen minta nebeng boncengan, alasannya ban motor rada kurang angin. Gak bisa buat bonceng.

Duh…pelitnya naudzubillah…selangit pelitnya bro. Pasti deh kalian kadang gemas punya teman yang pelitnya selangit.
Selalu ada alasan yang dibuat-buat si doi buat hindarin permintaan tolong sobat Xpresi. But, apa jadinya kalo punya

teman bersifat pelit, alias gak mau berbagi? Atau malah kamu sendiri yang pelit sama teman? Hayooo…

Padahal sebagai seorang teman, seharusnya kita dapat membantu teman yang lain jika dibutuhkan, saling mensupport, dan saling berbagi. Nah, kita simak komentar dari sobat-sobat Xpresi yuk sob!

Biasanya sindiran bisa menyadarkan si teman yang pelit ini loh sob, seperti kata Viona Nathalie ini. “Ya syukur deh kalau dia sadar setelah disindir, kalau tidak kasih dia julukan, misalnya kasih julukan si pelit. Dengan begitu dia akan tersentuh hatinya dan menyesal atas perbuatannya, kalo berani sih,” ujar mahasiswi FKIP UHO ini, Rabu (10/2) kemarin.

Berbeda dengan Viona, Resky Wahyuni ngaku kalo ada teman pelit doi biarin aja, toh si pelit akan kena batunya suatu saat nanti. Didunia ini bukan cuman si dia yang dibutuhin. “Paling tidak dia dapat sanksi sosial, misalnya dijauhin ama teman-temannya. Coz, dia dianggap tidak punya rasa solidaritas. Kudu nyadar dong bahwa roda dunia terus berputar, hari ini dia gak butuhin kita tapi suatu saat nanti dia akan butuh bantuan orang lain. Pasti deh dia susah dapat pertolongan dari orang lain karena dia saja jarang mau bantu orang lain,” kata siswi SMAN 2 Kendari ini.

Pasti sebel banget sama temen yang sifatnya pelit, tapi mau gimana lagi, dia kan temen kalian juga. Gak mungkin gara-gara dia pelit terus mau dimusuhin. Kuncinya kudu ikhlas ngadepin si pelit. “Sebagai korban kepelitan teman, yang harus kita lakuin ya dibawa ikhlas aja. Soalnya kalo marah-marah gak akan nuntasin masalah. Doakan saja semoga sifatnya berubah kalo dia nyadar temannya pada menyingkir darinya,” jelas Putra Wibowo, mahasiswa Teknik UHO.

Komentar terakhir datang dari Angga Wahyudin. Siswa SMKN 2 Kendari ini ngaku gak pernah pelit ama sohibnya. Tapi kudu liat dulu apa yang diminta. Kalo dirinya bisa membantu pasti turun tangan memberikan apa yang diminta temannya. “Kalo minta pinjam duit lalu saya lagi butuh-butuhnya juga tentu lain cerita. Tapi kalo minta yang lain trus saya bisa, apsti deh saya kasih, karena ndak enak juga kalo pelit baru dimusuhi,” tutupnya.

Yups! Dampak mempunyai sifat pelit  juga ada loh sob, misalnya nih dijauhi siapa aja, malu dan jadi bahan pembicaraan, atau sulit mendapatkan teman. Makanya jadi temen jangan pelit-pelit yah sobat… (Kak Nunik)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top