Bayi Lebih Suka Ayah yang Gemuk – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Bayi Lebih Suka Ayah yang Gemuk

3374133_20140430072009

KENDARINEWS.COM Meski masih muda, bayi ternyata sudah punya jenis ayah idaman. Sebuah studi menemukan, bayi sudah bisa memilih tipe ayah seperti apa yang mereka suka.

Apakah yang berotot atau yang gemuk dan pipinya tembem? Ternyata bayi justru memilih ayah yang gemuk dan berpipi tembem karena lebih enak dipeluk dari pada ayah yang berotot.

Menurut peneliti, temuan ini menunjukkan bahwa bayi mempelajari bentuk tubuh tertentu yang mereka sukai berdasarkan pengalamannya sendiri, bukannya rasa bawaan yang mendorong mereka untuk tertarik pada bentuk tubuh tertentu. Di dunia nyata juga terbukti bahwa bayi-bayi lebih memilih pria yang enak dipeluk dari pada yang berotot.

BACA JUGA :  Bayi Lahir Prematur Berisiko Gagal Jantung

‘’Bisa jadi ini karena dua-pertiga pria kelebihan berat badan dan obesitas, sehingga bayi-bayi ini jauh lebih akrab dengan pria-pria berlemak perut daripada yang punya perut six packs,’’ kata Dr Michelle Heron-Delaney, dari Sheffield University seperti dilansir laman Daily Mail.

Dugaan lainnya dikemukakan oleh Dr Alan Slater dari Exeter University. ‘’Tubuh pria-pria gemuk terlihat lebih feminim sehingga lebih akrab bagi bayi karena mereka menghabiskan banyak waktu mereka bersama ibunya,’’ katanya.

Namun peneliti memperingatkan apapun alasannya, paparan berlebihan dari orang-orang yang kelebihan berat badan dapat mendorong anak melihat hal itu sebagai sebuah norma, sehingga dapat berkontribusi terhadap epidemi obesitas.

BACA JUGA :  Lima Cara Alami Tingkatkan Kesuburan

‘’Akibatnya mereka jadi lebih sering berhadapan dengan orang-orang yang tubuhnya tidak atraktif, sedangkan paparan pada individu yang atraktif atau atletis terbatas,

sehingga preferensi mereka condong terhadap pria-pria bertubuh kurang atraktif. Bahkan bisa jadi sebagian besar bayi yang terlibat dalam studi ini memiliki orangtua yang kelebihan berat badan atau mempunyai tubuh yang kurang atraktif,’’ lanjut Dr Michelle.

Awalnya, tim peneliti dari Sheffield University dan Exeter University memperlihatkan beberapa pasang gambar pria yang hanya mengenakan celana dalamnya kepada selusin bayi. Yang satu adalah seorang model berotot, sedangkan satunya lagi adalah salah satu rekan peneliti yang penampakannya tidak semenarik pria pertama.

BACA JUGA :  Hati-hati, Obesitas bisa Mengurangi Masa Hidup

Bayi laki-laki dan perempuan yang rata-rata berusia di bawah satu tahun ini duduk di pangkuan ibu mereka sambil gerakan mata mereka direkam. Dari analisis footage tersebut diketahui bahwa bayi yang berusia sembilan bulan jelas memperlihatkan preferensi terhadap gambar pria gemuk. Sedangkan untuk anak yang usianya di bawah sembilan bulan, tidak diketahui adanya preferensi khusus, kendati anak berusia enam bulan sebenarnya sudah bisa membedakan berbagai bentuk tubuh orang dewasa. (nhk)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top