Tak Patut Ditiru, Sejumlah Siswa Nonton Bokep Berjamaah – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Tak Patut Ditiru, Sejumlah Siswa Nonton Bokep Berjamaah

ilustrasi

ilustrasi

KENDARINEWS.COM, ANDOOLO – Sikap tidak terpuji dipertontonkan oleh sejumlah siswa SMA Negeri 10 Kabupaten Konawe Selatan. Di saat jam efektif belajar, mereka malah menonton film porno di ruangan kelas. Ulah para pelajar ketahuan oleh Guru Bahasa Indonesia, bernama Ersandi.

Para siswa, memanfaatkan waktu peralihan jam belajar untuk menonton film dewasa itu. Saat sang guru masuk ke kelas, tindakan mereka akhirnya ketahuan. Para siswa langsung dibawa ke kantor guru, bersama laptop yang digunakan untuk menonton film bokep tersebut.

“Setelah kita turun di lapangan konfirmasi kepada sekolah terkait memang betul.  Pada saat kejadian sementara peralihan jam mengajar, sehingga pelaku bersama temannya ini rame-rame nonton,” kata Kepala Bidang Dikmen Dinas PK Konsel, Agus Jatmiko saat dikonfirmasi kemarin, (28/1).

Kepala Sekolah SMAN 10 Konsel, Edison Koodo membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya sudah menangani masalah ini, dengan melayangkan surat kepada orang tua siswa yang terlibat.

Dirinya juga mengaku sangat terpukul dengan tingkah siswanya yang seharusnya memberi contoh kepada adik kelasnya malah melakukan kegiatan tidak terdidik itu.

“Sampai begitu nekatnya anak-anak ini nonton film seperti itu di sekolah. Tapi tetap kami sebagai guru akan melakukan pembinaan yang baik. Kami tidak langsung memberikan sanksi melainkan mengundang orang tua yang bersangkutan agar saling menjaga anak kita. Saya mau larang juga bawa alat eletronik, seperti HP dan laptop itu sudah menjadi kebutuhan siswa. Jadi yang harus kami lakukan pasca kejadian ini kami akan melakukan sweeping secara berkala dalam waktu tertentu,” ungkapnya tanpa mau menyebut satu persatu siswa yang terlibat pada kejadian itu.

Kabar memalukan di institusi pendidikan Konsel ini rupanya sudah sampai di telinga Plt Sekda Konsel, Hj Siti Rachmi Andi Djufri.  Mendengar informasi itu pihak kepala dinas terkait langsung dipanggil di ruangan Sekda Pemda Konsel untuk memberikan klarifikasi masalah itu.

Kepala dinas PK Konsel, Magu saat ditemui membenarkan kejadian memalukan itu. Ia mengungkapkan, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Pasalnya, hal itu sudah mencoreng nama baik lembaga pendidikan di Konsel.

“Itulah yang saya sayangkan, kenapa gurunya tidak cepat masuk, sehingga ini terjadi. Tapi saya tidak juga menyalahkan siapa-siapa, baik guru maupun siswa yang bersangkutan. Karena tidak mungkin juga guru membiarkan jika ada seperti itu. Jadi pada intinya ini kembali ke orang tua siswa masing-masing,” akunya.

Ditambahkannya, untuk saat ini pihaknya sudah menurunkan tim pengawas di sekolah tersebut untuk mencarikan jalan solusi terbaik.

“Jadi pada intinya kita kembalikan ke pihak sekolah. Dengan cara memanggil orang tua yang bersangkutan untuk bekerja sama dengan guru membina anaknya masing-masing. Persoalan sampai sanksi apa, itu kembali ke sekolah kami belum bisa memberikan sanksi apa-apa karena masih wewenangnya sekolah,” tambahnya. (Kam/b)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top