Ayah Mirna: Anak Saya Mati, yang Pesan Kopi Dia – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Ayah Mirna: Anak Saya Mati, yang Pesan Kopi Dia

132853_176585_Jessica_Kumala_2_d_Ric

Jessica Kumala Wongso

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Misteri yang masih menyelimuti kasus kematian Wayan Mirna Salihin terus menjadi perhatian bagi sang ayah, Dermawan Salihin. Dia mengaku kecewa dengan pernyataan saksi Jessica Kumala Wongso di media massa.

Kekecewaan Dermawan karena dia menilai keterangan Jessica berbeda dengan penjelasannya waktu bertemu Dermawan di rumah sakit. Saat ini Jessica mengaku hanya meminum air mineral. Sementara diketahui, Jessica memesan koktail pada saat pertemuan dengan puterinya  di salah satu kafe di Jakarta.

Dermawan mengatakan, saat itu Jessica mengaku ada penyakit di lambung sehingga dia tidak mau mencoba kopi vietnamese dengan alasan tidak cocok untuk perutnya. Padahal, di kafe itu Jessica pesan koktail yang berbahan alkohol.

“Bukti dibonnya ada tiga, dua koktail satu es kopi vietnamese, gimana ada air mineral? Yang saat itu dia minumnya koktail yang artinya itu alkohol,” kata Dermawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Dermawan mengaku heran mengapa Jessica menutup-nutupi penyebab kematian puterinya itu. Dia juga heran, bagaimana bisa racun sianida tiba-tiba saja ada di kopi yang diminum puterinya itu.

“Ya intinya gini deh anak saya mati, yang mesan kopi dia (Jessica, red),” tegasnya.

Meski demikian, dia meyakini bahwa pihak penyidik sudah bekerja secara baik. “Saya rasa polisi bekerja sangat profesional, di luaran saya lihat saksi-saksi bicara banyak ya biarin aja, nanti kan yang dibuktikan pada pengadilan, kan gitu,” kata dia.

Dermawan mengaku merasa kehilangan sosok puteri kesayangannya tersebut. Dia lantas meminta polisi, agar memberi hukuman mati bila kasus ini terkuak.

“Ya bagus dong pelakunya dihukum mati. Kan bunuh orang. Pantes banget kali,” katanya. Betapa tidak, banyak pihak mensinyalir tersangka dalam kasus Mirna ini, bertangan dingin. Pembunuhnya, sangat merencanakan dengan detail untuk menewaskan Mirna tanpa meninggalkan sedikitpun barang bukti.

Begitupun apa yang dirasakan sang ayah. Meski dia tidak mengatakan keberingasan pelaku, namun dia menyiratkan bahwa pembunuhnya sangat keji. “Sekarang sudah seperti ini. Ya nanti ditunggu sajalah sampai rilis,” jelasnya.(mg4)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top