Wow! Nazaruddin Beli Saham Garuda Rp300 M dan Bank Mandiri Rp50 M – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Wow! Nazaruddin Beli Saham Garuda Rp300 M dan Bank Mandiri Rp50 M

Muhammad-nazaruddin

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Nama M Nazaruddin kembali jadi berita. Pria mantan bendahara Partai Demokrat yang pernah melarikan diri ke Colombia itu kembali duduk di kursi terdakwa atas perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pada persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Rabu (27/1/2016), ada keterangan yang cukup membuat geleng-geleng kepala.Saksi bernama Harry Maryanto Supoyo‎ mengatakan, Nazaruddin pernah membeli saham sebesar Rp300 miliar untuk saham Garuda Indonesia dan Rp50 miliar untuk saham BankMandiri. Saksi merupakan direktur PT Mandiri Sekuritas. Pembelian saham dilakukan tahun 2010.

BACA JUGA :  Ayoo.. Semua Masyarakat! Kita Lawan Pelemahan KPK

Harry menceritakan dirinya mulai mengenal terdakwa sejak berniat membeli saham Mandiri. Nazar mengutarakan niat membeli saham tersebut melalui telepon.

“U‎tarakan niat beli saham Bank Mandiri Rp50 miliar. Kemudian saya serahkan ke bagian penjualan kami dan dialokasikan Rp50 miliar tahun 2010,” kata Harry di depan persidangan.

Ia juga menceritakan, setelah pembicaraan lewat telepon itu Nazar mengajaknya bertemu di sebuah kamar di Ritz Carlton Hotel Jakarta. Saat itu, Nazaruddun memesan saham Bank Mandiri sebanyak Rp600 miliar hingga Rp800 miliar.

BACA JUGA :  Tiga Capim KPK Ikut Uji Kelayakan Hari Ini, Capim Asal Sultra Muhammad Syarif Besok

‎”Saya katakan Rp50 miliar sudah diteruskan ke bagian penjualan. Kalau Rp600-800 miliar tidak ada lagi,” ujarnya.

Dia juga menawarkan saham Garuda ke Nazaruddin. Kebetulan saat itu Mandiri Sekuritas merupakan penjamin emisi saham maskapai plat merah itu. Namun, Nazar menolak penawarannya. Belakangan, Harry mengetahui bahwa Nazar akhirnya turut membeli saham Garuda sebesar Rp300 miliar.

Menurutnya, Nazar membeli saham-saham tersebut melalui lima perusahaan miliknya. Yakni, PT Permai Wisata, Pacific Putra, Cakrawala Abadi, dan Reksatec yang masing-masing membeli 30 juta lembar saham. “Kantor kami dapat konfirmasi lewat faks akhirnya beliau memesan saham Garuda Rp300 miliar,” kata dia.

BACA JUGA :  KPK Didesak Tuntaskan Kasus Suap Umar Samiun

Dalam dakwaan disebutkan, Nazaruddin melakukan tindak pidana pencucian uang  dengan membeli saham sejumlah perusahaan. Di antaranya, saham Bank Mandiri melalui Mandiri Sekuritas sebesar Rp 50 miliar, dan saham PT Garuda sebanyak Rp 300 miliar.(put)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top