Gubernur Nur Alam: Sultra Berduka – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Gubernur Nur Alam: Sultra Berduka

1-Yusuf Abadi

KENDARINEWS.COM,KENDARI—Inna Lillahi Wa Inna Illahi Rojiun. Sultra kembali kehilangan tokoh terbaiknya. Adalah Prof. Dr. H. Muh. Jusuf Abadi, SE.,MS, pakar ekonomi dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menghembuskan nafas terakhir pada pukul 03.40 Wita di kediaman pribadinya di kompleks perumahan dosen Blok G No. 1 kampus Bumi Tridharma pada Sabtu dini hari (23/1).

Duka yang mendalam benar-benar menyelimuti di rumah duka. Gubernur Sultra, H Nur Alam SE MSi, Rektor UHO Prof Dr Usman Rianse, Walikota Kendari, Dr Ir H Asrun M.Eng, Bupati Konsel Irawan Laliasa, sejumlah pejabat lingkup UHO, Pemprov Sultra, dan Pemkot Kendari terlihat terbawa dalam suasana duka yang sangat mendalam bersama ratusan pelayat yang melepas kepergian alm. Jusuf Abadi ke peristrahatan terakhir di TPU Punggolaka, Kota Kendari, Sabtu (23/1).

Suasana haru yang begitu mendalam tergambar saat Rektor UHO Usman Rianse mewakili keluarga menyampaikan sepatah kata pelepasan pejabat yang telah mengabdikan dirinya di UHO sejak diangkat menjadi PNS. Sejumlah jabatan Yusuf Abadi diantaranya, Mantan Dekan Fak Ekonomi dan Bisnis UHO, Direktur Program Pascasarjana UHO, Pembantu Rektor IV dan Pembantu Rektor II UHO.

“Saya atas nama keluarga besar Universitas Halu Oleo menyatakan duka yang sangat mendalam dan berterima kasih atas kehadiran dan bantuan semua pihak, baik berupa materi maupun doa. Marilah kita berdoa dan mengiklaskan kepergian beliau kehadirat Allah SWT, kita memang mencintai beliau tetapi Allah SWT adalah maha kuasa atas semua mahluk hidupnya,” kata Usman Rianse yang terlihat begitu kehilangan atas berpulangnya guru besar di UHO.

Duka yang sangat mendalam juga disampaikan Gubernur Sultra, H Nur Alam SE MSi. “Saya atas nama pemerintah provinsi Sultra menyampaikan duka yang sangat mendalam atas berpulangnya tokoh terbaik Sultra yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik diminta maupun tidak diminta. Sebagai gubernur tentu saja saya banyak mengetahui keterlibatan para tokoh di daerah ini, baik pada masa pemerintahan saya maupun sebelumnya, dan almarhum telah berkontribusi dalam pembangunan daerah ini sejak Gubernur Senior Alm. La Ode Kaimoeddin, bahkan sebelum itu,” papar Nur Alam, saat menyampaikan sambutannya pada pelepasan putra kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan ini.

Secara pribadi Nur Alam pun begitu merasa kehilangan mengingat kedekatan yang terjalin selama ini. Sebab, Jusuf Abadi yang disebutnya sebagai ayahanda banyak memberikan kontribusi padanya baik semasa menempu pendidikan di Fakultas Ekonomi UHO maupun ketika maju sebagai calon gubernur dan menjadi gubernur. “Ketika kami masih ditempah di Universitas Haluoleo sejak tahun 1986 saya selalu ke rumah beliau dan beliau memperlakukan saya seperti anak sendiri. Pada saat pencalonan saya untuk membawa panji-panji Universitas Halu Oleo sebagai Gubernur Sultra, ayahanda Yusuf Abadi juga memberikan kontribusi pemikiran dalam penyusunan visi misi. Demikian juga ketika menjabat gubernur beliau aktif memberikan masukan, dan hingga akhir hayatnya almarhum tercatat di Dewan Riset Daerah Sultra,” katanya.

Pakar ekonomi di UHO ini meninggalkan 4 orang anak dan 10 cucu juga dikenal selalu memberikan analisis ekonomi di harian Kendari Pos. “Selamat jalan ayahandaku, selamat jalan guruku, selamat jalan pakar ekonomi dan akademisi Universitas Halu Oleo, selamat jalan tokoh pembangunan Sultra,” kata Nur Alam melepas jasad almarhum dari rumah duka dan selanjutnya diantar ke TPU Punggolaka, Sabtu siang (23/1). (sawal lakawa)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top