Wow! 50 Kali Beraksi, Residivis Curnik Ditangkap – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Wow! 50 Kali Beraksi, Residivis Curnik Ditangkap

KENDARINEWS.COM, KENDARI– Status residivis (mantan narapidana) tak membuat Pongi (43) jera dari sanski hukum. Baru beberapa bulan bebas dari penjara, warga Andonohu itu kembali tertangkap Tim Buser Polresta Kendari di jalan Made Sabara, depan rumah jabatan gubernur Sultra atas tuduhan melakukan pencurian elektronik (Curnik). Selain Pongi, Heri (23), Ganjar (23) dan Bahtiar (22) juga dibekuk pada Rabu (20/1) lalu itu. Ketiga komploten Pongi itu diketahui adalah oknum mahasiswa pada salah satu universitas di kota ini.

BACA JUGA :  Wow! Bawa Senpi di THM, Oknum Polisi Diamankan

1-Tersangka curnik

Penangkapan terhadap sindikat itu berawal ketika pelaku lain bernama Bahtiar dibekuk di Lorong Sahabat pada Selasa (19/1) lalu pukul 20.00 Wita. Bahtiar mengatakan barang elektronik yang ia kuasai saat ditangkap adalah milik Pongi, ia adalah rekan Pongi saat melakukan pencurian bersama Heri dan Ganjar.

Keterangan itu menjadi bahan pengembangan aparat kepolisian. Heri dan Ganjar diciduk di BTN Azatata, Anduonohu pada pukul 18.30 Wita.

Pongi kemudian menjadi target berikutnya dan berhasil diidentifikasi di kawaan By Pass. Pongi yang tahu kehadiran polisi langsung berusaha melarikan diri. Pelaku akhirnya ditangkap tepat di depan Rujab Gubernuran tanpa perlawanan. Dari hasil interogasi, Pongi mengaku telah melakukan aksi pencurian pada 50 tempat di Andonohu, Baruga, Wuawua, Mandonga dan Puuwatu.

BACA JUGA :  Wow! Polisi Temukan Sabu di Kamar Kontrakan PNS Buton

Kanit Buser Satreskrim Polresta Kendari, Ipda Darwin Tamba yang ditemui Kamis (21/1) mengaku, para pelaku saat ini terus menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap laporan-laporan warga selama ini. “Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Kami masih akan melakukan pengembangan. Saat ini pelaku kami inapkan di Mapolres dulu untuk menunggu proses lebih lanjut,” katanya.

BACA JUGA :  Aduh! Motor Pinjaman Kok Digadai

Tamba juga berharap agar warga yang selama ini mengalami kecurian agar melapor ke Mapolres. “Banyak korban yang tidak melapor saat disatroni maling. Mereka bisa melihat semua barang bukti yang telah disita. Kami juga berharap karena kejadian ini agar masyarakat lebih berhati-hati dan semakin waspada,” himbaunya. (b/egy)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top