OJK: Suku Bunga Bank Turun Bertahap – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

OJK: Suku Bunga Bank Turun Bertahap

KENDARINEWS.COM, KENDARI– Penurunan BI Rate yang menjadi acuan suku bunga perbankan, tidak serta merta diikuti dengan perubahan suku bunga kredit. Pasalnya, banyak hal yang mesti dipertimbangkan agar perbankan dapat menurunkan suku bunga mengikuti BI Rate yang kini menjadi 7,25 persen.

0-ojk

Suku bunga acuan atau BI Rate ini, masih akan disesuaikan oleh perbankan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi pasar. Itu disampaikan Ketua OJK Sultra Widodo, kemarin (21/1).

Katanya, ada beberapa faktor yang mesti diperhatikan perbankan agar ikut menurunkan suku bunga. Pertama, bila penurunan suku bunga kredit yang mengikuti BI rate tidak akan berpengaruh terhadap likuiditas perbankan itu sendiri.

“Kami harus memperhatikan likuiditas dan ketahanan perbankan untuk menurunkan suku bunga mengikuti BI Rate yang turun 0,25 persen dari 7,5 persen menjadi 7,25 persen. Kalau penurunan suku bunga mempengaruhi likuiditas perbankan, maka sebaiknya suku bunga kredit tidak perlu diturunkan mengikuti BI Rate,” ungkapnya.

Hal tersebut bukan berarti perbankan tidak memperhatikan kebijakan pemerintah dalam penurunan suku bunga. Hanya saja, pihak perbankan butuh waktu penyesuaian selama 3-6 bulan untuk bisa mengikuti BI Rate yang telah ditetapkan tersebut. Hal priorritas yang juga diperhatikan bank dalam menurunkan suku bunga kredit adalah cost of fund (biaya dana), overhead cost dan capital out flow.

“Penyesuaian yang kami maksudkan adalah proses kredit yang sementara berjalan, tidak serta merta harus ikut turun menyesuaikan dengan turunnya BI Rate. Artinya, kredit berjalan harus ditunggu masa jatuh temponya, baru perbankan ikut menurunkan suku bunga. Selain itu, untuk menurunkan suku kredit perbankan mesti harus menurunkan suku bunga terlebih dulu,” jelasnya.

Widodo mengungkapkan, dalam penurunan suku tersebut OJK berperan untuk menjaga agar likuiditas perbankan tetap terjaga. Dalam arti perbankan harus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memberikan kredit kepada masyarakat. Karena dengan menurunnya tingkat suku perbankan akan mendorong kredit meningkat.

“Kami menyadari penurunan suku BI diharapkan untuk mendorong tingkat pertumbuhan sektor produktif. Sehingga ini bisa menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk mendorong kemajuan usahanya. Kami mengawasi perbankan memperhatikan likuiditasnya,” tandasnya. (myu/b)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top