Mahasiswa Teknik UHO Juga Hilang Diduga Ikut Gafatar – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Mahasiswa Teknik UHO Juga Hilang Diduga Ikut Gafatar

KENDARINEWS.COM, ANDOOLO- Daftar orang hilang di Sultra yang diduga ikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terus bertambah. Laporan terkait ini muncul dari Konawe Selatan, tepatnya dari Desa Asembu Mulya, Kecamatan Buke. Seorang pemuda bernama Muhammad Maskur, berusia 25 tahun, menghilang dari rumah dan hingga sekarang tak terdengar kabarnya, sejak Maret 2015 lalu. Menariknya, Maskur, menurut orang tuanya adalah mahasiswa Teknik UHO, semester 4.

1- masukur

Orang tua Muhammad Maskur, bernama Mustafa mengakui kabar hilangnya putranya tersebut, termasuk afiliasi organisasi anakanya, yang ia duga kuat adalah Gafatar. “Ia pak, anak saya ini sudah lama menghilang. Kalau tidak salah sejak 14 Maret 2015. Saya terakhir ketemu dia, waktu kakaknya menikah, dia hadir. Setelah pesta, dia minggat dan sampai sekarang saya tidak tahu lagi dia dimana,” kata lelaki yang mengaku berusia 65 tahun ini.

BACA JUGA :  KM Marina Dihantam Ombak 4 Meter

Mustafa menduga, anaknya pergi karena tak direstui ikut kelompok Gafatar. Dugaan itu muncul, karena anaknya itu sejak tahun 2012 lalu, saat masih berstatus mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) mulai terlihat aktif ikut Gafatar. Pria yang mulai renta ini bahkan pernah memperingatkan anaknya agar tidak sembarang ikut organisasi, apalagi yang pahamnya aneh-aneh. “Tapi nasehat saya diabaikan,” kata Mustafa, sedih.

BACA JUGA :  KPK Kembali Ingatkan Investor Tambang

Dua bulan sebelum kakaknya menikah, kata Mustafa, Maskur pernah mengajak dua orang kawannya yang mengaku juga dari Gafatar, menginap di rumah mereka. Kala itu, Mustafa bahkan sempat ikut berdiskusi soal Gafatar dan diajak bergabung. “Saya tolak. Perbincangan mereka soalnya sudah melenceng dari Islam. Mereka tidak shalat dan mereka tidak akui Allah. Dari situlah saya yakin Gafatar ini aliran sesat,” ceritanya panjang lebar.

BACA JUGA :  Bulog Sultra Jamin Stok Beras Aman

Setelah Maskur menghilang, lelaki iut mengaku sempat melaporkan hal ini di Kapospol untuk segera mencari dan menangkap anaknya termasuk dua rekannya tersebut. Sayangnya, laporan tersebut seolah tak direspon petugas dan hingga sekarang, putranya tersebut raib seolah ditelan bumi.(kam)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top