Pasca Teror Bom, Pengamanan Istana Diperketat 4 Lapis – Kendari Pos –
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Pasca Teror Bom, Pengamanan Istana Diperketat 4 Lapis

istana

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis lalu rupanya berpengaruh pada pengamanan Presiden. Mulai kemarin (Senin, 18/1), Istana super waspada. Akses masuk menuju Istana dibuat empat lapis dan dijaga oleh Paspampres dengan senjata lengkap.

Untuk masyarakat umum, akses masuk menuju Istana yaitu gerbang utama Seretariat Negara di Jalan Majapatih, Jakarta Pusat. Di hari-hari sebelumnya, untuk bisa masuk Istana hanya ada dua kali pemeriksaan dengan metal detector. Pengecakan juga tidak terlalu ketat. Paspampres yang bertugas juga mengenakan batik.

Tapi kemarin, pengecekan berubah total. Mulai dari gerbang utama Sekretariat Negara, pengamanan ketat sudah terasa. Sebanyak 6 orang Paspampres dengan seragam militer dan senjata laras panjang berjaga. Yang menungpang mobil, kendaraanya dicek dengan seksama dari dalam sampai bawah. Bagi yang membawa sepeda motor diwajibkan melepas jeket dan helm. Padahal, sebelumnya hanya diminta melepas helm saja.

Di ruang kaca, yang merupakan penghubung antara Istana Kepresidenan dan Sekretariat Negara, pengamanan makin ketat. Semua yang mau masuk harus punya pengenal Sekretariat Negara atau Istana Kepresidenan. Yang tidak punya, harus ada alasannya jelas. Jika alasan diterima, tamu baru boleh masuk dengan catatan meninggalkan KTP. Di sini, tamu juga akan kembali diperisaksa dengan metal detector. Semua barang bawaan harus di-scan layaknya di bandara.

Sebelum masuk komplek Istana, ada dua pintu pemeriksaan lagi, yaitu di bawah tangga belakang Istana Negara dan di koridor timur Istana Negara. Jarak antara dua gerbang pemeriksaan ini sekitar 20 meter. Beberapa Paspampres dengan senjata lengkap juga bersiap. Padahal, di hari sebelumnya hanya ada satu pemeriksaan yaitu di koridor timur Istana Negara.

Setiap tamu yang akan masuk wajib melewati dua gerbang ini, tidak terkecuali menteri dan pejabat tinggi lainnya. Mereka diperlakukan sama, wajib masuk melalui metal detector dan barang bawannya di-scan.

Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki membenarkan adanya pengetatan pengamanan di Istana ini. “Saya kira memang diperketat. Jadi wajar saja,” ucap Teten di Istana.

Seskab Pramono Anung juga mengiyakan. Namun, Pramono membantah pengamanan itu disebabkan teror bom Thamrin. Dia menyebut penambantahan pengamanan dilakukan karena ada kegiatan yang cukup besar dan melibatkan banyak orang.

Memang sebenarnya pengamanan memang ada tambahan sedikit untuk Presiden dan Wakil Presiden kalau ada kegiatan tambahan. Kalau ada ratas (rapat terbatas) atau paripurna, tetap seperti biasa. Tapi kalau mengundang tamu dari luar yang jumlahnya banyak di atas 100 sampai 200 orang memang ada pengamanan tambahan,” tuturnya, juga di Istana.

Kemarin, Istana memang menggelar rapat koordinasi nasional pencegahan kebakaran hutan. Yang datang lebih dari 200 orang. Mulai dari jajaran Polri, TNI, Kementerian Lingkungan Hidup, sampai para kepala daerah.

Penambahan pengamanan ini, kata Pramono, adalah prosedur tetap yang ada di Paspampres. “Bukan berarti kita tidak aman, sama sekali bukan. Karena Presiden sendiri menginstruksikan ketika melihat di lapangan untuk segera semuanya berjalan normal,” jelasnya.

Apakah pengamanan seperti ini akan ditetapkan selamanya? Pramono tidak menjawab pasti. Dia malah menyinggung banyak kepala negara dunia yang mengucapkan bela sungkawa ke Indonesia dan apresiasi untuk TNI dan Polri yang berhasil melakukan penanganan teror bom Thamrin dengan cepat. [sam]

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top