Penuntasan Kasus RB Ilegal tak Jelas – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Penuntasan Kasus RB Ilegal tak Jelas

Aktivitas penjual RB di Kendari

Aktivitas penjual RB

KENDARINEWS.COM, KENDARI Sudah tiga bulan aparat Polda Sultra mengamankan 1700 ball pakaian bekas (RB)  yang diperkirakan bernilai Rp 5 miliar. Sayangnya, hingga kini polisi belum menetapkan satu pihak pun yang dianggap bertanggungjawab dalam peredaran pakaian bekas impor yang dilarang itu. Kinerja penyidik Subdirektorat Perindustrian dan Perdagangan (Subditindag) pada Ditreskrimsus Polda Sultra pun dipertanyakan. Sebab dalam waktu yang sudah cukup lama pasca penangkapan, mereka belum juga memberikan kepastian hukum.

Kasubbid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumseh mengakui, pihaknya belum menetapkan tersangka. Alasannya, masih harus meminta keterangan saksi ahli dan melakukan gelar perkara. “Kita periksa saksi ahli dulu, lalu kita lakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka,” ulangnya, pekan lalu.
Mengenai siapa yang dibidik untuk dijadikan tersangka, Dolfi belum mengetahuinya.

BACA JUGA :  Mau Hot-Hotan? Bisa SMS dan BBM Kok

Perkembangan kasus itu mendapat tanggapan lain dari Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesi (LPKI) Sultra Dr. LM Bariun, SH. Ia berpendapat, dengan belum adanya tersangka itu berarti pihak kepolisian belum memberikan kepastian hukum. Sehingga menurut dia, jika hal itu terjadi maka polisi harus mengembalikan seluruh barang bukti berupa RB dan kapal yang digunakan memuat pakaian pada pemiliknya.

BACA JUGA :  Gorok Teman Sendiri Hanya Karena Game Poin Blank

“Saya selaku Ketua LPKI Sultra meminta Polda mengembalikan barang-barang itu ke pihak pemilik. Jangan diterlantarkan, harus ada kepastian hukum,” kata praktisi hukum itu, kemarin. Untuk diketahui, aparat  Subdit I Indag berhasil mengamankan satu unit KLM Sinar Timur memuat 1700 ball RB di Pelabuhan Kapal Kayu Kendari.  Penangkapan mafia pakaian bekas itu, dipimpin langsung Kasubdit Indag AKBP A. Gurning, Senin (26/10) tahun 2015 lalu sekitar pukul 15.00 Wita. 1700 RB tersebut masih berada di atas kapal KLM Sinar Timur.

BACA JUGA :  Modus Pura-pura Jadi Pacar, Kuras Uang Korban Puluhan Juta

Selain mengamankan 1700 bal pakaian bekas dan 1 unit kapal. Polisi juga mengamankan GL, warga Kampung Dusun Merasi, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, H. RM warga Kelurahan Pongo, Wanci selaku pengurus barang RB tersebut, termasuk La JN dan LH yang sebagai anak buah kapal. (c/egy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top