Waspada Tinta Tato Picu Kanker – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Waspada Tinta Tato Picu Kanker

 166839_tattoo-art-mex-2012_663_382

KENDARINEWS.COM Ada orang yang menganggap tato itu gaya. Tapi ketahuilah, sejumlah studi telah menjelaskan bahaya infeksi dari tato, terutama akibat penggunaan jarum tato yang tak bersih. Baru-baru ini sebuah studi menemukan bahwa tato bisa menyebabkan kanker.

Penelitian yang berasal Belanda ini percaya jika senyawa racun dari tinta tato dapat merasuk ke dalam tubuh dan mencemari aliran darah, serta menumpuk di organ utama seperti limpa dan ginjal hingga mengganggu kemampuan tubuh orang yang ditato untuk memfilter limbah dari dalam tubuhnya. Belum termasuk kanker.

‘’Tak dapat disangkal lagi, senyawa-senyawa itu bisa jadi racun,’’ kata Direktur Pusat Ilmu Kulit dari Bradford University, Desmond Tobin seperti dilansir laman Ibtimes.
Public Health England pun akhirnya merilis laporan tentang industri tato. Dikatakan bahwa beberapa jenis tinta yang digunakan dalam industri ini hanya mencantumkan sedikit data di labelnya. Bahkan komposisinya masih diragukan.

BACA JUGA :  Tips Ringan Sarapan Sehat

Tobin mengaku syok ketika menemukan bahwa tak ada kebijakan yang jelas tentang peredaran tinta untuk tato. Padahal 20 persen orang dewasa di Inggris memiliki setidaknya satu tato.

Sejumlah studi juga memaparkan bahwa beberapa tinta tato yang digunakan di Inggris diketahui mengandung karsinogen, zat pemicu kanker. Untuk itu banyak ilmuwan di Inggris yang menginginkan pengetatan peraturan bagi peredaran tinta tato. Laporan ini juga menemukan bahwa tinta berwarna merah terbukti mengandung merkuri, sedangkan tinta biru dan hijau diketahui mengandung kobalt.

BACA JUGA :  4 Tips Mengurangi Stress

Studi yang dilakukan Jorgen Serup dari Copenhagen University ini pun menemukan 13 dari 21 tinta tato yang banyak digunakan di Eropa mengandung senyawa karsinogenik.

‘’Dan jutaan orang Eropa banyak yang ditato dengan senyawa kimiawi yang tak diketahui asal-usulnya itu,’’ kata profesor dermatologi tersebut.

Hal ini juga sejalan dengan upaya investigasi yang dilakukan Food and Drug Administration AS dua tahun lalu, setelah riset mereka menemukan bahwa tinta tato mengandung senyawa-senyawa berbahaya, termasuk logam dan hidrokarbon yang diketahui sebagai salah satu jenis karsinogen.

BACA JUGA :  Ini Bahaya Sering Lembur

Sebuah senyawa yang umumnya dipakai sebagai bahan tinta tato untuk warna hitam, yaitu benzo(a)pyrene juga dilaporkan berpotensi sebagai karsinogen yang diduga dapat menyebabkan kanker kulit melalui percobaan pada hewan.

Lewat studinya, Profesor Serup berupaya menginformasikan tentang berbagai risiko tato, meski ia sendiri mengaku masih butuh riset yang lebih mendalam tentang potensi bahayanya. (nhk)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top