Katanya Bikin Semangat Belajar – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Xpresi

Katanya Bikin Semangat Belajar

Xpresi

[dropcap]Dalam[/dropcap] norma agama tidak dibenarkan yang namanya berpacaran. Namun fakta sosialnya banyak remaja saat ini yang melakoninya meski secara diam-diam. Usia remaja memang merupakan fase puber. Di masa ini seseorang mulai memiliki rasa ketertarikan terhadap lawan jenis. Itu manusiawi, namun semestinya remaja Sobat Xpresi tidak terjebak dalam pusaran pacaran ini. Sebab, kondisi emosi masih labil.

Kendati begitu, banyak ditemukan yang berpacaran satu fakultas. Bahkan ada yang sekelas. Alasannya biar bikin semangat belajar. Secara malu kalo ketahuan sama si doi kalo si cewek or si cowok gak keliatan cerdas dalam kelas. “Kan malu-maluin kalo nilainya jeblok, jadi kudu rajib belajar biar gak kehilangan muka sama doi”. Begitu asumsi yang kerap dimunculkan ketika ditanya mengapa menjalin hubungan asmara dengan teman kuliah sefakultas or sekelas.

BACA JUGA :  Gara-gara Si Makcomblang

Simak komentar sobat Xpresi yuk guys!. Hadinar Rahman membenarkan adanya fenomena pacaran sefakultas. Dimungkinkan karena keduanya sudah saling mengenal pribadi masing-masing. “Selain itu, sudah akrab atau mungkin lebih percaya diri karena sering ketemu, kalo lagi ada tugas bisa belajar bareng, atau malah biar kalo mau pergi kuliah bisa bersama-sama,” ujar mahasiswa Teknik UMK ini, Jumat (15/1) kemarin.

Selain alasan-alasan yang di utarakan Hadinar, kira-kira ada gak sih keuntungan yang di peroleh? Menurut Nur Kumala bisa nambah semangat belajar. Apa benar gitu ? Ah…Jangan-jangan hanya jadi alasan pembenaran saja untuk melegalkan pacaran yang dilakoni.

BACA JUGA :  Ngebantah Ortu ? Durhaka Lho

“Mungkin kalo pacaran 1 jurusan, bisa saling berlomba untuk dapat nilai bagus, kalo mau bertanya tentang pelajaran juga bisa, kan pelajaran yang dipelajari sama, kan malu kalo ketahuan bodoh didepan pacar,” tukas mahasiswi FKIP UMK ini.

Versi sobat Xpresi begitu guys. Katanya pacaran satu jurusan bisa berbagi dan membahas bersama mata kuliah yang udah diajarkan dosen. Jadi ada tempat bertanya, apalagi kalo si doi juaranya kelas. “Tapi jarang ji saya temukan yang pacaran satu jurusan,” imbuh Sitti Murni, mahasiswi Stikes Bina Husada Kendari ini.

BACA JUGA :  Horeee...UAS Tuntas, Saatnya Porseni

Nah, intinya mau pacaran temen se-jurusan kek, teman se-kelas kek, temen se-bangku kek, atau temen se-perjuangan, kalian harus menomer satukan pendidikan sobat. Jangan mau terpengaruh dengan si doi, kalo doi gak masuk ya biarin aja, jangan ikut-ikutan gak membolos dong. Begitu komentar Imam Wijaksono.

Menurutnya, urusan pendidikan harus diutamakan. “Mungkin boleh ji pacaran satu jurusan atau satu kelas tapi dijadikan motivasi atau penyemangat saja,” tutup mahasiswa FISIP UHO ini. (Kak Nunik)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top