Waspadai Keluhan Anak setelah Jatuh – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Waspadai Keluhan Anak setelah Jatuh

0931188-bayi-jatuh-p

KENDARINEWS.COM Jatuh umum terjadi pada anak-anak. Saat bermain, si kecil bisa saja cedera. Jangan abaikan keluhan yang disampaikan anak. Apalagi jika anak mengaku baru saja jatuh ketika bermain atau naik sepeda.

‘’Orangtua sebaiknya tanggap dan segera memeriksakan buah hatinya ke dokter. Untuk memastikan anak tidak mengalami cedera yang berdampak pada tumbuh kembangnya,’’ kata dr Anggita Dewi SpOT seperti dilansir JPNN.

Sayangnya, masih ada orangtua yang mengabaikan keluhan sakit yang diungkapkan buah hatinya. Apalagi muncul memar atau bengkak di organ gerak, seperti tangan dan kaki. ’’Bukannya dibawa ke dokter, malah dipijat. Itu kan salah besar,’’ katanya.

BACA JUGA :  Hebatnya Madu Bagi Kesehatan

Pemijatan bisa memperparah cedera. Bahkan, tidak jarang bisa mengubah bentuk dan fungsi anggota tubuh yang patah. Anggi mengatakan, bila patah tulang tertutup, sulit dilihat dengan mata telanjang. Untuk mengetahuinya, dokter kerap menyarankan pasien menjalani pemeriksaan rontgen. ‘’Kalau langsung dipijat, bagian yang patah bisa berubah bentuk dan posisi. Ini malah akan menyulitkan penyembuhan,’’ terangnya.

Kalau dipijat tidak kunjung sembuh, baru dibawa ke dokter. Dalam kondisi sudah patah, tidak ada cara selain operasi pemasangan pen. ”Ini yang sering ditakutkan. Jadi, orangtua enggan berobat ke dokter,” ucapnya. Padahal, bila buah hatinya diperiksa lebih awal, bisa jadi kemungkinan kecil dioperasi.

BACA JUGA :  Hati-hati Menggunakan Cat Kuku Bisa Memicu Kanker

Menurut dokter spesialis ortopedi pediatri Rumah Sakit Ortopedi dan Traumatologi Surabaya itu, anak-anak rentan mengalami patah tulang. Sebab, aktivitasnya terbilang tinggi. Kebanyakan anak mengalami patah tulang ketika bermain di rumah. Misalnya, terjatuh dari pohon, tangga, dari atas tempat tidur, maupun terpeleset saat berlari.

’Dalam tiga tahun, ada 63 anak yang menderita patah tulang. Sekitar 85 persen terjadi di rumah,’’ paparnya.

BACA JUGA :  Ayo .. Biasakan Sarapan Buah

Karena itu, dia menyarankan orangtua lebih perhatian dan tanggap kepada si kecil. Sebab, cedera masa kecil yang tidak tertangani bisa berdampak buruk terhadap pertumbuhan.

”Anak bisa jadi cacat seumur hidup dan mengganggu masa depannya,” terangnya. Yang perlu dilakukan hanyalah penanggulangan dini dengan segera dibawa ke dokter saat si kecil mengeluh sakit atau terjadi pembengkakan pada anggota tubuhnya. (nhk)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top