Pariwara
Edukasi

Usia Pensiun Dosen Bisa Diperpanjang hingga 79 Tahun

Menristekdikti Mohamad Nasir (tengah) saat meluncurkan sistem registrasi NIDK di Jakarta, Selasa (12/1).

Menristekdikti Mohamad Nasir (tengah) saat meluncurkan sistem registrasi NIDK di Jakarta, Selasa (12/1).

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Kebutuhan dosen yang masih kurang memaksa Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi(Kemenristekdikti) mengeluarkan peraturan baru. Lembaga yang dipimpin Mohamad Nasir itu resmi memberlakukan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) dan Nomor Urut Pendidik (NUP).

Pria kelahiran Ngawi, Jawa Timur, 55 tahun silam ini mengatakan, banyak dosen yang harus berhenti mengajar karena usia yang sudah menginjak masa pensiun. Padahal, dosen tersebut masih mampu untuk beraktivitas.

“Ini yang mendasaari kami untuk meluncurkan NIDK dan NUP. Jadi ini bisa untuk memperpanjang masa mengajar dosen,” katanya saat peluncuran sistem registrasi NIDK dan NUP di Jakarta, Selasa (12/1).

Meski demikian, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dulu. Bagi dosen yang sudah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang teregistraasi pada PUPNS mendapat batas waktu mengajar hingga 65 tahun untuk nonprofesor dan 70 tahun bagi yang bergelar profesor.

Sementara untuk dosen yang teregistrasi pada NIDK, bisa diperpanjang hingga usia 70 tahun bagi nonprofesor, serta 79 tahun untuk profesor. Sedangkan bagi yang terdaftar pada NUP, tidak dibatasi umurnya. (fab/JPG)


Notice: Trying to get property 'term_id' of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
1 Comment

1 Comment

  1. mustofa

    13 Jan 16 21:29 at 21:29

    saya keputusan yang bijak

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top