Wow… dr Waskito Temukan Rompi Antikanker – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Wow… dr Waskito Temukan Rompi Antikanker

dr Waskito penemu rompi anti peluru

dr Waskito penemu rompi anti peluru

KENDARINEWS.COM, TANGERANG  – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengapresiasi temuan rompi pembunuh sel kanker karya Warsito Purwo Taruno.

Rompi yang dinamakan Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) dan Electro Capacitive Cancer Treatment (ECCT) tersebut akan memberikan harapan baru kepada para penderita kanker, di seluruh dunia.

“Ini jangan sampai kejadian seperti Chiropractic,” katanya saat mengunjungi laboratorium rompi antikanker di CTech Lab Edwar Technology di Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Senin (11/2).

BACA JUGA :  Anda Penderita Jantung? Ini Makanan Sehat Buat Anda

Sekedar diketahui, salah satu pasien di klinik Chiropractic First Pondok Indah, Jakarta Selatan, harus kehilangan nyawanya setelah menjalani terapi di klinik.

“Kalau begini wajarlah kalau sampai ditutup. Ini kan yang tidak menggunakan metodelogi yang baik,” ujar mantan rektor Universitas Diponegoro tersebut.

Menteri berharap harus ada standard operating procedure (SOP) yang jelas ketika alat dikembangkan. Kemenkes diharapkan untuk terus mendampingi pengembangan alat rompi antikanker Dr Warsito Purwo tersebut.

BACA JUGA :  Tahukah Anda, Mengapa Jumlah Sperma Tiap Orang Tidak Sama?

“Ini harus dikawal, saya melihat ini riset yang bagus. Kita juga tentunya ingin ini menjadi alat bangsa,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri bidang Medikolegal Kemenkes Tari Tritarayati mengatakan, rompi antikanker Dr Warsito ini memang akan terus dikembangkan. Namun, harus ada pendampingan tenaga ahli, yaitu dokter. Pasien yang dilibatkan juga difokuskan hanya untuk riset, bukan untuk berobat.

“Saat ini, kita juga masih me-review. Sikap pemerintah juga sama kok, intinya Kemenristekdikti maupun Kementerian Kesehatan akan terus melanjutkan riset penelitian bapak Warsito,” katanya.

BACA JUGA :  Mau Perut Kecil? Boleh Coba Konsumsi Ini

Seperti diketahui, teknologi ECCT dan ECVT saat ini dilarang untuk digunakan oleh Kemenkes RI. Alasannya, ECVT dan ECCT dinilai belum mempunyai bukti ilmiah yang kuat untuk bisa digunakan sebagai alat diagnosis dan terapi kanker.

Di sisi lain, temuan Warsito ini sudah diakui di dunia. Terakhir pada 2015, disertasi Sahudi Salim dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) menegaskan bahwa ECCT terbukti secara ilmiah bisa membunuh sel kanker. (jpg)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top