Kubu Ical Disindir Mau Ngemis Kursi – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Kubu Ical Disindir Mau Ngemis Kursi

uploads--1--2015--01--12669-golkar-ical-kubu-aburizal-bakrie-gugat-balik-agung-laksono-cs

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Sikap Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie yang memutuskan akan mendukung pe­merintah disindir para kadernya sendiri. Generasi muda Partai Golkar menilai sikap yang di­ambil kubu Ical sama saja mela­curkan diri ke pemerintah.

“Keinginan kubu Ical mera­pat ke pemerintah lalu disand­ingkan dengan surat meminta munas Bali disahkan ke pe­merintah itu artinya pengemis. Itu namanya jual diri atau melacurkan diri,” sindir ang­gota generasi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia kepada wartawan, kemarin.

Pasalnya, ujar Ahmad Doli, dukung kubu Ical ke pemerintah yang dilaksanakan di Bali terlalu dipaksakan dan men­gada-ada. Tak hanya itu, sikap Ical juga merendahkan harkat dan martabat partai.

BACA JUGA :  Demokrat Yakin Jokowi Tolak Revisi UU KPK

“Dukung pemerintah itu aneh. Apalagi dukungan yang diberikan dilakukan pada forum rapat konsultasi DPP dan DPD 1. Tidak ada legal standingnya karena rapat bukan pengambil keputusan,” katanya.

Berikutnya, lanjut dia, kepu­tusan untuk berada di luar pemerintah dilakukan di dalam forum munas, sehingga harus melalui munas lagi jika ingin merubah arah kebijakan politik partai. “Nggak bisa membelot dari keputusan partai.”

Selanjutnya, diterangkan Doli lagi, salah satu pemicu konflik dualisme kepengu­rusan Partai Golkar karena enggan mendukung pasangan Jokowi-JK pada saat pilres la­lu. “Nah, sekarang kok dukung pemerintah kenapa nggak dari dulu saja, inikan cuma akal-akalan saja,” tambahnya.

BACA JUGA :  Dana Pilkada 11,3 Miliar, Cair 6,5 miliar. Ini Kata Sekretaris KPU Konkep

Terkait soal Mahkamah Partai, Doli mengharapkan jika mahkamah partai bisa menye­lesaikan masalah yang ada. Setidaknya, mahkamah partai bersidang tentukan munas

“Kita minta bersidang. Kalau tidak salah sidang Selasa. Putusannya mahkamah partai mengambil keputusan mu­nas secepat mungkin. Kepengurusan sementara atau presidium.”

Nantinya, presidium diisi oleh sesepuh dan senior partai. Tugas dari presidium mem­bentuk kepanitiaan munas. “Kita harapkan Ical dan Agung masuk dalam presidium.”

BACA JUGA :  Polres Kendari, Kirim 40 Personil ke Wawonii

Seperti diberitakan, Partai Golkar sudah terang-terangan untuk memuluskan niatnya ber­gabung ke pemerintah. Bahkan keinginan untuk merapat ke Jokowi diungkapkan Plt ketua umum Nurdin Halid. Nurdin, menyebutkan rekomendasi tersebut telah melalui pertim­bangan yang matang.

“Kami telah mencermati pemerintahan Jokowi dengan segala kekuatan dan kelema­hannya,” kata Nurdin.

Golkar, kata Nurdin, ada­lah partai yang sejak awal didirikan untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa sebagai cita-cita proklamasi. “Jadi han­ya ada dua pilihan, bergabung dengan pemerintah atau berada di luar sebagai mitra strategis, yang memberikan solusi se­bagai pemecahan masalah bangsa,” ujarnya. (rmol)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top