Beberkan Kecurangan Pilkada, Rumah Kita Minta Pasangan Dokter Pilihanku Didiskualifikasi – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Beberkan Kecurangan Pilkada, Rumah Kita Minta Pasangan Dokter Pilihanku Didiskualifikasi

Rusman Emba (Kiri) dan LM Baharudin (Kanan)

Rusman Emba (Kiri) dan Baharuddin (Kanan)

KENDARINEWS.COM, JAKARTA – Kuasa Hukum Pemohon dalam hal ini pasangan calon Rusman Emba – Malik Ditu (Rumah Kita) meminta kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendiskualifikasi pasangan calon Baharuddin – La Pili (Dokter Pilihanku) sebagai peserta Pilkada Kabupaten Muna dan menetapkan pasangan Rumah Kita sebagai pemenang Pilkada yang digelar 9 Desember 2015 silam.

Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Rumah Kita, Ridwan Darmawan. Diungkapkan berdasarkan penetapan hasil perhitungan suara oleh Termohon dalam hal ini KPUD Muna, perolehan suara masing-masing pasangan calon adalah no urut 1 Rusma Emba – Abdul Malik Duta adalah 47.434 suara. No urut 2 adalah 5.408 suara. Dan no urut 3 atau Pihak Terkait adalah 47.467 suara dengan total suara adalah 100.309 suara.

BACA JUGA :  Di Konut, Paslon 'Abdiku' Raih Nomor Urut 1,

Sementara berdasarkan perhitungan suara Pemohon, menurut Pemohon perolehan suara masing-masing pada calon adalah nomor urut 1 47.503, nomor urut 2 5.408 dan nomor urut 3 47.398. Dengan demikian, pemohon menganggap adanya kecurangan dengan melakukan pegurangan suara pada pasangan nomor urut 1 dan ada penambahan pada pasangan nomor urut 3.

Selain itu, kecurangan lainnya adalah adanya pemilih yang melakukan pencoblosan lebih dari satu kali disejumlah TPS, adanya pemilih yang menggunakan formulir orang lain, pemilih yang berasal dari Kabupaten Buton Tengah, penerbitan SKTT jelang hari pencoblosan.

BACA JUGA :  Penantang Risma Dideadline hingga Pukul 23.59 WIB

Setelah membeberkan kecurangan-kecurangan disertai bukti-bukti, Pemohon meminta kepada MK agar memberikan putusan yang seadil-adilnya dengan membatalkan SK KPU terkait dengan hasil pleno perolehan suara, meminta kepada MK untuk mendiskualifikasi pasangan nomor urut 3 dalam hal ini pihak terkait dan menetapkan pasangan nomor urut satu dalam hal ini Pemohon sebagai pemenang dalam Pilkada Muna.

BACA JUGA :  15 DPD Diklaim Bakal Mundur Jika Nur Alam tak Pimpin PAN

“Atau memerintahkan Termohon untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di tempat atau di seluruh tempat pemungutan suara atau TPS di TPS 1, 2, 3 dan 4, Desa Wempu, Kecamatan Tongkuno,” pinta Ridwan Darmawan. (hrm)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top